Asosiasi dari ingatan SMA adalah:
- patah hati
- rendah diri
- cupu
- gatau diri
- r u even exist here?
Wkwk segitunya....
No title available
The Bright Sessions
Cookie Run:Kingdom Official!
Not today Justin
sheepfilms
The Stonewall Inn
almost home
Color Me Curious
taylor price

izzy's playlists!
No title available
KIROKAZE
🪼
Cosimo Galluzzi
Claire Keane

#extradirty
tumblr dot com
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

No title available

Kiana Khansmith
seen from United States

seen from Nicaragua

seen from Germany

seen from Russia
seen from Germany

seen from United States
seen from United States

seen from Colombia

seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Germany
seen from Iraq
seen from United States
seen from Colombia

seen from Malaysia
seen from Canada

seen from Indonesia
seen from Bangladesh

seen from Libya
@sebuahperenungan
Asosiasi dari ingatan SMA adalah:
- patah hati
- rendah diri
- cupu
- gatau diri
- r u even exist here?
Wkwk segitunya....
Kalau mau jujur, sebenernya aku pinginnya terus di Indofood karena gajinya alhamdulillah lumayan gede dan prestige nya masyaAllah tabarakallah. Tapi..... Aku harus konsisten dengan rencana yg sudah dibuat, sebenernya agak melenceng sih.. Tapi itu yg paling dekat dengan rencana nya.. Asalnya udah mauuuuuu banget sampai sedih kalo ngga lolos tahap interview, tapi pas aku bilang "yaAllah, kalau engkau menghendaki di sini, berati Engkau ingin aku dikelilingi oleh orang yang sangat lebih baik (walaupun orang terdekat di Indofood juga bener2 sangat lebih baik dan tdk ragu dalam mengingatkan)" dan Allah ngasih aku lolos di tahap interview... YaAllah sebingung itu sama hati yang plin plan.
Harus istikharah dan minta penguatan dari Allah.. Jauhkanlah dr segala tipu dunia yaAllah
Kenapa ya kalo ngerasa diri hina, banyak salah banget, jadi ngerasa worthless dan bawaannya pingi nusuk diri sendiri wkwk kayak yaAllah hina bgt w.. Tapi masih dibaikin sama Allah.. Kadang jadi takut apa ini dinamakan istizraj itu yaa huhuuu.. Tapi harus husnuzan juga.. Jadii agak bingung :(
Diputusin pas lagi sayang-sayangnya
Itu mungkin adalah hal yang sering kita temukan saat kaum milenial yang sedang membercandai kemalangan hubungan percintaannya sendiri.
"lah gue diputusin pas lagi sayang2nya"
"metode mengurangi berat badan: 1. Diet nasi putih.. 8. diputusin pas lagi sayang-sayangnya"
Aku sih ngga bisa relate hingga suatu saat di waktu aku lagi lelahnya di perjalanan 16 jam itu ke solo aku membaca suatu buku judulnya 'reclaim your heart' tentang (kalau ga salah) mengambil dan mengembalikan.
Di sana, penulis membuat perumpamaan dengan anak kecil yang terus merengek meminta mainan kepada orangtuanya. Saat akhirnya mainan tersebut diberikan oleh orangtuanya, anak malah menjadi terus menerus bermain hingga ia tidak mau mandi, makan, atau tidak mau membantu saat diminta tolong oleh ibunya. Kalau kalian sebagai orangtua, apakah yang mungkin kalian lakukan? Mengambil mainan tersebut kan? Atau setidaknya menjauhkan anak dari mainan tersebut? Oh mungkin diingatkan dulu ya?
Terus kaitannya dengan diputusin pas sayang2nya apa? Kita mungkin sangat sayang dengan orang yang kita cintai yang kemudian panjang cerita doi tiba2 putusin kita. Selesai. Kenikmatan dari dicintai tiba2 saja hilang. Ada apa gerangan? Allah kayaknya lagi ngode atau bahasa Al Quran nya menunjukan 'aayah-aayah' nya/ tanda-tandanya pada kita bahwa Allah tidak suka saat kita mencintai seseorang secara berlebih atau kita mendapatkan anugerah yang akhirnya malah membuat kita menjadi bucin anugerah itu. Kita sangat bergantung dengan kenikmatan dicintai.
Ini bukan hanya tentang mereka yang sedang menjalin hubungan romantis berstatus saja, tetapi tentang kita yang menaruh kecintaan pada anugerah tersebut. Anugerah diperhatikan oleh teman-teman, anugerah berada di keluarga yang harmonis, anugerah memiliki uang yang banyak serba cukup, anugerah menangkap pembelajaran lebih cepat, dan lainnya yang sebenarnya semuanya hanyalah hal yang diberikan oleh Sang Pemberi untuk nantinya dikembalikan lagi kepada Sang Pemberi. Fana. Fakir. Ga punya apa-apa.
Saat kita merasa terlalu senang mendapatkan anugerah tersebut dan terlalu sedih saat kehilangannya, maka marilah kita bersihkan lagi niat kita saat meminta anugerah tersebut.
Karena kita tidak akan pernah tahu kapan Allah akan memberi dan kapan Allah akan mengambil kembali. Yang pasti kita tahu adalah Allah selalu membimbing hamba-Nya dengan menunjukkan tanda-tanda-Nya.
“Pada akhirnya setiap hati akan menemukan muaranya. Semoga segera bertemu dengan yang satu frekuensi dan satu visi.”
— Farah Nabilah Zahra
Subhanallaah. Sampai kemimpiin dua kali. Ngga. Ngga mau. Karena aku tahu hanya aku di sini yang merasakan ini. Udah banyak warning sana sini untuk tidak membawa perasaan, apalagi berharap. YaAllah jauhkan lah dari bisikan syetan yang terkutuk.
Kezal. Jadi berharap :(
Sebenarnya sedang kesepian.
Tapi kalau di kelas aja.
So.. Ini kah yang namanya attachment.
Saat attachment tidak hanya pada Allah, malah akan merusak.
Ketakutan putus silaturahim. Cukup besar. Mudah-mudahan Allah memberikan petunjuk dan ketenangan pada hamba-Nya
Sebenarnya sedari awal aku ingin bilang kepadamu secara halus untuk tidak terlalu berharap agar kamu siap menghadapi hasilnya nanti.
Tapi.
Resiko itu terlalu besar karena sangat berpotensi untuk justru mematikan harapan dan membuatmu menjadi menyerah.
Jadi, kudoakan saja, mudah-mudahan nantinya kamu siap dengan segala apa hasilnya nanti.
Karena, Allah paling tahu apa yang hamba-Nya sedang butuhkan karena Ia Yang Maha Pemelihara dan Yang Maha Mendidik.
Ternyata benar, semakin banyak mengetahui, semakin merasa bersyukur sekaligus merasa berat.
Aku, 12-11-19
Sepaham itu bahwa syarat pertama dan utama untuk berinteraksi denganmu adalah tidak boleh membawa perasaan, merasa bahwa aku dispesialkan.
Aku, 12-11-19
Baca interpretasi epps yang aku kerjain langsung menciut gini....
#needsofexhibistpositif
Tapi.......
Apakah ini barnum effect????
Dan ternyata cara Allah menunjukkan mana yang terbaik untukku adalah dengan tidak saling bertemu, berpapasan, dan menyapa.
Kukira patah hati yang paling sakit, ternyata berharap membuat lebih sakit ya
Afz
"Bukan hanya tentang siapa yang sombong, tetapi berikut siapa yang dengki"
RI
Just Found A Right Person in The Right Time
saat menonton sebuah video di youtube mengenai “kode dan ujian”, aku merasa tersadarkan.
di video tersebut dijelaskan bahwa kita harus dapat membedakan antara yang mana kode dari Allah agar kita meninggalkannya dengan yang mana ujian dari Allah.
sesaat menyadari itu kode dari Allah untuk meninggalkan hal tersebut. secepat itu Allah memberi tahu ini lebih tepat untukmu untuk saat ini. dan Allah menunjukkannya dengan cara yang sangat keren. keren sekali hingga aku tidak bisa berkata-kata lagi. aku tidak menyangka dengan cara yang sesederhana ini Allah memberitahunya.
dengan mengorbankan hal tersebut dan bersabar terhadap pengorbanan tersebut, Allah benar-benar memberitahunya di keesokan harinya, membuatku semakin bersyukur telah mengorbankan hal itu.
Allah memunculkan sesosok yang lain, yang kupikir ia tidak dapat menjaga dirinya, tapi ternyata Allah menunjukkannya dengan sebaliknya.
sesosok yang lain itu justru lebih menjaga dirinya dan dengan ia menjaga dirinya, aku pun semakin mudah untuk dapat menjaga diriku darinya.
berbeda dari sesosok yang sebelumnya. jujur. aku sulit sekali menjaga diriku dan nampaknya ia juga mengalami kesulitan yang sama sepertiku untuk menjaga dirinya sendiri.
kini aku lebih tenang dan aman.
kini ujian yang aku takuti adalah...
aku takut berharap lagi dengan sesosok yang sekarang.
Saat kamu mendapatkan jawaban dari pertanyaan 'kenapa' yang kamu ajukan. Kemudian, akal merasa puas, tapi hati tidak puas. Maka tanyakanlah pada diri 'kenapa aku bertanya kenapa'. This called meta-kenapa.
afz