Bangun pagi dengan perasaan bahagia. Pergi bekerja dengan semangat dan tanpa perasaan sedih maupun marah. Pergi tidur tanpa rasa sedih, marah, kecewa maupun rasa cemas.
Impian sederhana namun terasa sulit terlaksana. - Yash
we're not kids anymore.
will byers stan first human second

Origami Around
No title available
noise dept.
No title available

Andulka
h

roma★
YOU ARE THE REASON
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Sweet Seals For You, Always
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
I'd rather be in outer space 🛸

PR's Tumblrdome

#extradirty
Lint Roller? I Barely Know Her
todays bird
seen from Türkiye
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Canada

seen from Indonesia
seen from United Kingdom

seen from Germany

seen from Singapore
seen from United States
seen from Croatia
seen from United States

seen from Australia
seen from Germany
seen from Australia
seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from United Kingdom
seen from Türkiye
@senandungfajar
Bangun pagi dengan perasaan bahagia. Pergi bekerja dengan semangat dan tanpa perasaan sedih maupun marah. Pergi tidur tanpa rasa sedih, marah, kecewa maupun rasa cemas.
Impian sederhana namun terasa sulit terlaksana. - Yash
Marah sama orang yang sama perihal masalah yang sama berulang kali itu capek banget. Ibarat kayak ngomong sama orang yang tuli dan meminta orang buta untuk melihat, itu semua percuma, ga berguna dan cuma membuang energi.
Mereka yang tidak berada diposisi yang sama denganmu, tidak akan pernah mengerti riuhnya isi kepalamu, tidak akan memahami apa yang ada dalam hatimu, bahkan tidak pernah menyadari tujuan dibalik sikapmu.
Beberapa orang beruntung karena berhasil menggenggam impiannya. Beberapa orang lainnya harus berbesar hati untuk melepaskan mimpinya.
Emang paling bener itu jadi mandiri. Apa2 sendiri, kemana2 sendiri, cukupin keperluan sendiri, dan berdiri di atas kaki sendiri. Gausah soksokan nerapin feminim energy karena kalo ditolak sakit hatinya sakit juga harga dirinya. Haha.
Orang yang terlihat baik-baik saja, belum tentu sungguh baik-baik saja.
Kadang dia hanya terbiasa, terbiasa untuk bersikap baik-saja meskipun hati dan otaknya porak poranda.
Hai,
Ternyata kehilangan kamu tidak semenyakitkan itu
Awalnya memang terasa kosong, ada yang janggal, hilang, ketika kamu tak lagi menemani hariku
Tapi nyatanya, sekarang aku bisa melalui itu semua
Tak lagi bersedih, tak lagi kesepian
Mungkin aku sedikit rindu, tapi aku baik-baik saja
Karena ternyata, aku belum terlalu jatuh hati kepada kamu
Hai Charl,
Bagaimana bisa kamu mengatakan seharusnya kita tidak saling mengenal jika awalnya saja kamu yang mendekat secara perlahan
Bagaimana bisa kamu mengatakan cukup kamu saja yang mengetahui aku sedangkan kamu selalu datang mengisi hariku
Charl, kamu tau? Rasanya sesak, sangat.
Bagaimana bisa aku melalui hariku tanpa kamu sedangkan aku memijak bumi yang sama denganmu?
Charl, aku menyukai matamu yang selalu menatapku, sama seperti kamu yang selalu ingin melihat mataku. Lalu sekarang, bagaimana aku bisa melihat mata itu?
Beberapa cinta memang hanya datang untuk sekedar singgah, beberapa cinta juga datang hanya untuk dikenang
aku tau setiap yang bernyawa akan tiada, tapi aku tak pernah tau, bahwa cara untuknya tiada akan sekejam itu.
Ya, aku tahu di luar sana banyak kematian - kematian dengan cara yang kejam, tapi aku tidak tahu bahwa aku akan mendapatinya di hidupku juga.
Capek banget kalo denger mama ngomong, "jadi anak kerjaanya bikin kesel orang tua terus." atau "ga bakalan kamu bahagia kalo masih bikin mama kesel." dan sejenisnya.
Keknya mau apapun yang aku lakuin, sampe aku sekarat pun berusaha juga ga bakalan pernah bikin seneng, ga kan pernah diliat dan ga akan pernah bikin bangga. Capek banget.
Mah doanya nanggung, doain aja cepet mati sekalian.
Beberapa waktu lalu, saya sempat membaca sebuah tulisan yang kurang lebih begini isinya, "Ketika kamu berhasil keluar dari hubungan toxic, lalu kamu bertemu dengan orang yang baik, maka saat itu kamulah yang akan menjadi tokoh antagonis dalam hubungan tersebut."
Hari ini, saya membenarkan kalimat tersebut. Ya, bertahun - tahun yang lalu, saya seringkali masuk ke dalam hubungan yang sangat toxic, saya selalu menjadi pihak yang mengalah, baik ketika saya salah maupun tidak, saya selalu menjadi pihak banyak berjuang, saya menjadi pihak yang selalu menuruti kemauannya, padahal dibalik itu semua, saya adalah orang yang egois dan keras kepala, tapi demi sebuah cinta, saya mengesampingkan segala tentang diri saya.
Hingga pada satu hari, saya bertemu dia, dia yang ketika pertama kali menyapa saya, membuat saya merasakan bahwa ia akan menjadi seseorang yang cukup berarti di hidup saya, dan benar saja, setelah sekitar satu setengah tahun hubungan kami berjalan, saya sepenuhnya sadar, saya benar - benar menjadi tokoh antagonis dalam hubungan ini.
Saya yang mudah sekali marah, saya yang sangat keras kepala, saya yang egonya begitu tinggi, saya yang menyimpan begitu! banyak luka, dipertemukan dengan ia yang begitu sabar menghadapi saya. Dia tidak pernah marah, bahkan mengeluh pun tidak pernah.
Ketika saya selalu bersikap cuek karena saya takut mencintai ia terlalu dalam dan kemudian terluka lagi, ia tak pernah sedikitpun mempermasalahkannya. Karena dia sangat tahu, saya memperhatikan dia dan mencintai dirinya meskipun jarang sekali saya mengungkapkannya.
Dia begitu pengertian, begitu sabar, begitu dewasa dalam menghadapi saya. Dan saya, saya begitu bersyukur dipertemukan dengan dia. Bersama dia, saya mampu menjadi diri saya sendiri tanpa takut ia meninggalkan saya.
kau boleh fokus dengan apa yang menjadi tujuanmu, tapi tidak dengan menyakiti orang yang ada disisimu.
Tahun lalu, tidak ikut merayakan Idul Adha karena terbaring di rumah sakit
Tahun ini, tidak bisa ikut sholat eid baik saat Idul Fitri maupun Idul Adha karena tamu bulanan
Semoga saja masih dipertemukan dengan hari raya berikutnya. Selamat Hari Raya Idul Adha!!!🎉
Aku memang keras kepala, aku memang memiliki gengsi yang tinggi, aku memang sering bersikap tak acuh.
Tapi aku nggak munafik kalau sesungguhnya aku khawatir, aku merhatiin kamu. Hanya saja, rasa khawatir dan peduli itu ku simpan rapat - rapat.
Terbiasa menghadapi apapun sendiri. Terbiasa mengerjakan apapun sendiri. Terbiasa memendam apa yang dirasa sendiri.
Hai diriku, kamu hebat, kamu kuat dan aku bangga.
Kadang ngerasa capek sama cobaan yang di kasih Allah beberapa tahun terakhir ini, kayak ngerasa ga berhenti - berhenti dan semakin berat.
Tapi nanti tiba - tiba sadar, bahwa Allah menguji hamba-Nya sesuai kemampuannya, dan mungkin saja sebagaian ujian ini adalah sebagai penggugur dosaku yang sebegitu banyaknya.
Kuatkan aku Ya Allah 🙏🏼