A Letter to Cipripop - Edisi Fourth Wall, NOLA
Pada tanggal 11 April 2026 ini, aku ingin berbagi surat yang aku buat untuk Cipripop, janin di dalam kandunganku yang sekarang sudah menjadi bayi berusia 7 bulan lebih 5 hari, yang sudah mulai merangkak dan (semoga) selalu semangat menyantap masakan Ibu. Sekarang ia telah berganti nama menjadi Risyad Ghaisan Askara.
A Letter to Cipripop
Edisi Fourth Wall, NOLA.
Teruntuk Cipripop,
Hari ini Ibu mau cerita tentang acara nongkrong bersama kita ke Fourth Wall, coffee shop di NOLA yang lokasinya 5 blocks away dari hotel tempat kita menginap. Ayah jam 9 pagi ini udah berangkat ke kantornya, City Hall, yang cuma tinggal nyeberang lima menit dari hotel setelah kita breakfast di hotel yang satisfying itu! Ayah pesan Catfish Poboys dan Ibu pesan Breakfast Pancake + Telur + Turkey Bacon. Alhamdulillah bisa dapet 2 butir telur buat mengisi asupan choline hari ini, semoga sehat buat Cipripop dan bisa diserap untuk perkembangan otak Cipripop yah!
Setelah breakfast Ibu sempet telfonan dulu sama Tante Dora, catch-up sedikit tentang perkembangan kehamilan Ibu dan rencana pulang ke Indonesia, kabar-kabar Indonesians dan lapangan pekerjaan di Amerika, juga bertukar cerita tentang Tante Dora yang mau pindah ke Telkomsel memulai dari early career program. Kita doakan yang terbaik buat Tante Dora ya! Di tengah ekonomi Indonesia yang sedang kurang baik-baik saja, Tante Dora pun berpikir nggak apa-apa memulai dari nol lagi di Telkomsel yang mana berarti kemungkinan downgrade itu sudah pasti. Mungkin Ibu juga tertarik kalau ada program seperti itu dari Telkomsel, mengingat kehidupan pekerjaan yang seimbang dan ketenangan lahir batin itu adalah salah satu aspek penting yang kita cari, bukan?
Di tengah telfonan, ada petugas kebersihan hotel yang mau membersihkan kamar, jadi setelah beres telfonan Ibu langsung siap-siap berangkat ke luar hotel walaupun belum tau mau kemana. Tempat yang terbayang di kepala Ibu adalah coffee shop atau New Orleans Public Library (yang tinggal nyebrang hotel itu). Ibu cari rekomendasi local coffee shop dan muncul Fourth Wall sebagai salah satu top list yang udah masuk ke New Orleans list-nya Ibu di Google Maps juga. Melihat lokasinya yang dekat yaitu di Gravier St (sebelah hotel banget, cuma 2 block dari restoran Good Catch tempat kita makan Thai kemarin), dengan durasi jalan kaki 9 menit Ibu memutuskan buat “Letsgo ke Fourth Wall!”. Rencananya Ibu di sini sampai sebelum makan siang ajaa, karena di kamar kan banyak makanan tinggal panasin. Terlebih menurut perkiraan cuaca, jam 14.00 and afterwards akan ada thunderstorm sampai sore, jadi mending di kamar aja deh sambil kita baca buku dan shalat menunggu Ayah 🙂
Hari ini Ibu pakai kemeja krem dengan bunga biru yang sudah lama nggak Ibu pakai. Tadi Ibu buru-buru jadi memutuskan buat pergi aja dulu deh walaupun belum disetrika. Turns out aman-aman aja hehe, walaupun pas nanti berangkat buat dinner sama Ayah, Ibu bakal nyetrika juga kok hehehe. Dengan cuaca yang masih cerah, kita jalan kaki ke Fourth Wall. Seperti yang sudah diduga, tempatnya seperti hidden gem lho Cipripop! Ibu suka bangettt tempatnya karena dari facade atau tampak depannya aja kesannya itu mirip Blue Doors Jl. Alkateri yang nggak obvious terlihat dari luar dengan plang gede atau semacamnya. Mana pintunya berwarna biru, nanti Ibu fotoin ya! Semoga Cipripop suka Ibu ajak ke tempat seperti ini <3
Ketika masuk, Ibu udah suka banget sama interiornya, karena selain mengingatkan dengan coffee shop di Bandung kaya Blue Doors, Kopi Toko Djawa, dan Spadaa Koffie, orang-orang yang ke sini juga menyenangkan! As in banyak orang yang bekerja dengan laptopnya maupun sekadar chit-chat, ada juga yang sedang dalam business trip karena datang sembari membawa koper, ada rombongan lansia, dari segi pengunjung terbilang multicultural dengan berbagai warna. Walaupun Ibu belum liat wajah-wajah timur tengah, Asia, atau berkerudung seperti Ibu hehehe.
Ibu pengen banget duduk di bagian dalam tapi kebetulan penuh dan sepertinya lebih enak di area depan walaupun lumayan terdistraksi dengan pengunjung yang datang dan pergi. Tapi overall meja dan kursinya Ibu sukaaa, plus gaada orang lain selain kita hehe. Bolak-balik toilet gampang, deket sama tempat isi air minum, cahaya memadai, bisa lihat jendela luar, dan noise dari area barista jadi noise yang baik aja dan nggak mengganggu kegiatan menulis Ibu pagi ini.
Sedikit membahas tentang interiornya, temanya mungkin bergaya industrial (?) dengan lantai concrete berwarna abu, dinding off white, dan ceiling parket. Jendela kayu, furniturnya mostly kayu, dengan aksen biru, kuning, abu dan hijau dari tanaman yang menjadi dekorasi cantik tapi not too much. Ada corner berisi barang-barang jualan juga seperti biji kopi, bubuk matcha dan whisknya, dan beberapa souvenir lainnya. Always interesting to see what they are selling, kalau ada postcard, sticker, atau hal-hal nggak penting gitu kayaknya Ibu beli deh hihihi. Mungkin yang bikin nyaman juga ada karpet-karpet lusuh yang nge-blend banget sama lantai abu-abu. Hehe begitulah sedikit gambarannya, besok kita ke sini lagi buat nyoba experience nongkrong di dalem yaaa! Ibu janji insya Allah besok kita minum Matcha Latte, bukan kopi 🙂
Ibu bersyukur banget loh Cipripop hari ini bisa menemukan Fourth Wall ini. Cukup ngasih ibu waktu dan ruang buat menulis dan menemukan tenang di keramaian. Duduk di bawah ceiling fan yang berputar pelan kasih Ibu angin sepoi-sepoi tapi nggak sampai bikin kedinginan atau nggak nyaman, semoga Ibu nggak masuk angin ya! Tempat ibu duduk nyaman alhamdulillah, semoga nyaman juga buat Cipripop yaaa. Maaf Ibu nggak selalu ngelus atau tepuk balik pas Cipripop nendang-nendang atau menyentuh Ibu. Bentar lagi kita pulang ke kamar terus makan yaaa <3
Semoga Ibu bisa terus menulis surat buat Cipripop dan menceritakan hari-hari Ibu, baik hari-hari baik maupun yang kurang baik buat Ibu. Dan semoga Ibu bisa menjalani hari ini lebih baik dari kemarin ya, kita belajar dan beribadah dengan lebih baik lagi bersama-sama ya sayang 🙂 Oh iya Ibu belum cerita, ibu hari ini pesan hot cappuccino with oatmilk + banana bread (kesukaan Ayah). Alhamdulillaaah nikmat banget juga hot cappuccino-nya sayang, semoga masih masuk dalam takaran kafein yang direkomendasikan yaa.
Sampai ketemu lagi di surat berikutnya Cipripop sayang, mari kita jalan-jalan melihat lebih banyak tempat, nyoba makanan dan minuman enak dan sehat, juga merasakan berbagai perasaan menarik yang ditemui selama perjalanan! Love you sayangku <3
Salam sayang,
Ibu.











