KLAIM DANA BPJS KETENAGAKERJAAN
kalian pasti tahu soal kartu BPJS Ketenagakerjaan atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Kartu Jamsostek.
Sudah punya ? kalo belum punya coba colek dulu mbak/mas HRD nya.
setiap pekerja di indonesia raya ini wajib memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan ibaratnya, itu adalah tabungan di masa mendatang. ketika pekerja resign atau meninggal dunia (semoga panjang umur terus) dan membutuhkan uang bisa kita cairkan dananya. Darimana datang nya dana tersebut, karena gak mungkin dikasih pemerinta secara cuma cuma.
Gaji yang kita terima setiap bulan sudah hukumnya sama kayak hukum wajib sholat dipotong untuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Besaran potongan tergantung dari besaran gaji yang dibayarkan perusahaan.
nah, sekarang ane mau berbagi cara cara mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan versi yang ane alami.
Kisah ini berawal dari resign nya ane dari kantor infomedihoi. ane bekerja sudah 3 tahun lamanya dari 2014 sampe 2017. untuk mencairkan dana terlebih dahulu kita harus memiliki yang namanya surat keterangan berhenti bekerja atau VAKLARING atau PAKLARING (urang sunda yeuh).
konon katanya permintaan surat paklaring dari kantor itu lama, jadi dengan mengandalkan tali silaturahmi dan mulut manis ane ini maka surat paklaring bisa didapatkan dalam waktu 1 mingguan setelah saya resign.
Tak lupa juga untuk selalu mengecek akun BPJS Ketenagakerjaan nya yah, bisa dicek melalui aplikasi BPJS Ketenagakerjaan yang bisa didownload di play store (only for android).
YANG PALING UTAMA KARTU BPJS KETENAGAKERJAAN NYA HARUS UDAH PUNYA YAH !!!
untuk mencairkan dana, terlebih dahulu status kartu harus sudah tidak aktif. dana bisa dicairkan minimal 1 bulan setelah resign. jika status masih aktif, dana tidak bisa dicairkan. kamu bisa cek status di aplikasi bpjs ketenagakerjaan.
proses selanjutnya, klaim bisa diajukan melalui cara online. kalian bisa akses ke alamat website BPJS Ketenagakerjaan disini dengan menyertakan beberapa syarat yang harus di scan, seperti: 1. Kartu Keluarga Asli 2. KTP/Passport Asli *Jika bekerja diluar domisili KTP, harus menggunakan surat domisili dari kota tempat kamu bekerja. karena setau ane pencairan dana hanya berlaku di kota tempat kamu bekerja. 3. Surat Paklaring Asli *Jika hilang, harus ada surat keterangan hilang dari kepolisian setempat 4. Surat keterangan dari DISNAKER *surat ini bisa didapatkan dengan mengunjungi DISNAKER kota tempat kamu bekerja dengan membawa persyaratan fotocopy KTP dan fotocopy paklaring dan ini gratis. tinggal bilang aja ke petugas untuk persyaratan BPJS. 5. Kartu BPJS Ketenagakerjaan asli. 6. Scan Buku Rekening Bank *apapun*
PS: Semua berkas harus di scan, jangan dipoto atau menggunakan aplikasi scanner dari hape. karena jika tidak, proses klaim akan ditolak.
ada petunjuk yang sangat jelas pada website, sehingga tidak akan membingungkan
semua berkas diatas di upload ke website tunggu loading . . . . . server down . . . upload lagi *jangan sedih* loading tunggu . . . gagal menyimpan. . . ini sad . . . tapi gak lama, dapet notifikasi email kalo klaim sedang diajukan dan harap menunggu 2x24 jam.
2 hari kemudian dapat email balasan kembali bahwa klaim ane disetujui guys asik kan tuh, muka happy karena mau dapet duit. tapi ternyata, ane disuruh untuk datang tuh ke Bank BJB. agak bingung sih kok malah disuruh datang ke bank?? jangan takut jangan syedih, karena pengurusan pencairan dana bisa dilakukan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan atau di Bank BJB. kebetulan karena kuota di BPJS Bandung Penuh (ada di Jalan Lodaya dan di Jalan PH Mustofa) jadi dialihkan ke Bank BJB (Kantor Cabang Lodaya)sesuai dengan instruksi email.
lagi lagi harus bawa persyaratan untuk ke Bank BJB (banyak amat yak !!) seperti : 1. Kartu Keluarga Asli + fc 2. KTP Asli + fc 3. Kartu BPJS Ketenagakerjaan Asli 4. Surat Paklaring asli + fc.
kalo kamu belum memiliki rekening Bank BJB dan ini harus bikin bawa juga tambahan syarat : FC NPWP + Matrei 6 ribu rupiah.
antrian di Bank BJB relatif sepi berbeda dengan antrian di kantor BPJS Ketenagakerjaan, ya allah ampuun kaya antri sembako padahal itu masih jam 7 pagi. kebayang mereka datang jam berapa kan ??.. menurut cerita teman ane yang diarahkan ke kantor bpjs lodaya, dia harus punya effort banyak buat bisa melakukan pengajuan dana. proses nya sama melalui e-klaim online tapi saat datang ke kantor dia harus antri untuk ambil tiket antrian dan pengumpulan berkas asli dari jam 6 pagi. itu antrian untuk ambil tiket antrian saja, belum antri untuk proses validasi berkas. kurang lebih memakan waktu 5-6 jam untuk menunggu karena doi baru dipanggil ke cs sekitar jam 1an. padahal antrian klaim online dan manual sudah dibedakan tetap saja proses antrian nya lama. dan menurut kabar, setiap kantor punya kuota untuk melayani 100 orang per hari. hmmm lumayan yaa padahal untuk mencairkan uang sendiri loh ckckckckc.
kembali ke ane lagi ya gan. BJB sepi nih gak antri banyak ane kebagian 5 antrian aja datang jam 8 selesai jam 10 ditangani langsung oleh cs bank bjb yang lumayan ganteng CS melakukan validasi berkas ane, terus ditanya tanya soal data diri, riwayat pekerjaan sebagai bentuk validasi juga. terus ane dibuatin rekening bank bjb dimana nanti dana yang kita cairkan langsung masuk ke rekening tersebut. tambahan lagi, ane juga sempet difoto tuh sama mas nya buat kelengkapan data *semoga gak kobe, karena belum mandi* tanda tangan sana sini diberi penjelasan soal penggunaan atm diberi penjelasan bahwa kartu bpjs nya dikumpulkan dan secara otomatis kartu sudah tidak bisa digunakan. diberikan penjelasan juga soal estimasi dana cair sekitar 2 mingguan *LAMA YAAAA!!* dan jika dana belum cair juga setelah 2 minggu bisa menghubungi CC BPJS Ketenagakerjaan.
dengan penjelasan tadi maka proses pengajuan selesai dan ini belum rampung,belum final masih harus menunggu dana masuk ke rekening
mari kita cek secara berkala !!
alhamdulillah dilancarkan, no antri, no emosi, hanya kebelet ke wc aja semoga bermanfaat bagi kamu kamu yang mau resign *jangan menyesal dan ingin mencairkan dana kesegaran, lumayan kan buat traktir doi mam baco :)













