Tiba-tiba aja bisa klik logo tumblr di FB dan jadi membuka halaman blog ini. Jd membaca yg terlewat dan bertanya-tanya tentang apa yah tulisan itu dulu dibuat. Ada yg sadar ada tombol tumblr di FB message? Kok bisa? Apa to tu?
cherry valley forever
ojovivo
EXPECTATIONS
Today's Document
Interview Vampire Daily
Fieri Frames
No title available
h
Show & Tell
No title available

ellievsbear
Fai_Ryy
No title available

izzy's playlists!
I'd rather be in outer space 🛸
$LAYYYTER
macklin celebrini has autism

Origami Around
Noah Kahan
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr

seen from Singapore
seen from Bangladesh

seen from TĂĽrkiye
seen from United States

seen from TĂĽrkiye

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Italy
seen from Singapore

seen from France

seen from Netherlands

seen from United States
seen from United States
seen from South Korea
seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Kosovo
@shmilyontheblog
Tiba-tiba aja bisa klik logo tumblr di FB dan jadi membuka halaman blog ini. Jd membaca yg terlewat dan bertanya-tanya tentang apa yah tulisan itu dulu dibuat. Ada yg sadar ada tombol tumblr di FB message? Kok bisa? Apa to tu?
Preparation (Day 1)
Halooo.. Pagi ini si sepatu kanan bangun dan siap untuk lari pagi persiapan Bali Beach Run 2015. Tapi sedih juga kalau inget ternyata sepatu kiri ngga bisa ikutan. Padahal sebelumnya sepatu kanan ingin sekali bisa berlari dan finish bersama sepatu kiri pasangannya. (Lebih sedih lagi karena uang pendaftaran jadi sia-sia*eh) :p Tapi meskipun begitu Sepatu kanan akan berlatih dengan giat, karena dia tahu siapa yang sudah menunggunya di garis finish. Tidak lain tidak bukan yaitu sepatu kiri pasangannya.. Karena Sepatu kiri akan selalu menjadi tujuan akhir setiap perlombaan yang sepatu kanan hadapi.
BIG SLAP I just got a "big slap" from my left shoes last night. It's hurt deep inside, but i hope left shoes will understand that i'll do it. Everything i do just to make my left shoes happy so i can be always together with my left shoes. Just don't give up on me cause i wont give up on you.
Love in Action
Every single day, i've learn a lot about love from left shoes.. Not only about Love as "just a feeling" but more importantly she teach me so much more than that.. She teach me about true love it's through action. And it's not only about me and left shoes. But from her i learn how to love others through a simple everyday action.. I just so thankful to have my left shoes.. "Your love for one another will prove to the world that you are my disciples.” (â€John‬ â€13‬:â€35‬ NLT)
So look what I've found!!! Our family pictures... Right shoes, Left shoes, and our Black and White socks ;p (Mio and Myu)
Here we are... Our first travelling abroad, first city before travelling around the world together.. Welcome to Melacca, Malaysia..
Susahnya Menjadi Orang yg Lebih Baik
Hari ini lagi-lagi gagal. Janji yg diingkari lg. Entah sampai kapan.
Terimakasih, Right Shoe :') tahun depan katanya bunga bank aja, hihi #valentine #2015 #latepost #terlanjurlayu #karanganbunga
Bertengkar dgn Right Shoe
Malam ini right shoe marah padaku, krn aku menegur dia tidak cuci piring bekas makan siang.
Aku jengkel karena sudah sering dibilangi, tp right shoe tidak pernah membereskan piring kotor. Right shoe juga membuang plastik bekas sop sembarangan, ke tempat sampah di dalam kamar. Kamar bisa jadi disemuti nanti.
Sekarang right shoe sudah tidur, dgn masih ngambek padaku. Aku sudah tanya, “Kamu marah sama aku?” right shoe jawab, “Iya.” Tapi tidak berkata apa-apa lagi.
Aku penginnya sih selalu menyelesaikan pertengkaran sebelum tidur. Tidur harus selalu dalam keadaan damai. Supaya, kalau itu adalah malam terakhir yg kita habiskan bersamanya, kita tidak meninggalkan dia dalam keadaan marah. Tapi right shoe tidak mau..
Anaknya left shoes
Zebra cross - belang - belang hitam putih.
Left shoes :D
So this is it... 26 Oct 2013!! Is my Love Anniversary with the one and only my left shoes.. We were celebrating it in a place when we met each other for the first time. It's on Ru#mo*rs cafe, seminyak, Bali. Our night it was so fun.. We try to remember about our Love journey, start from our first eye contact until when we start fall in love each other. Well left shoes said it's because i have been "kidnapped" her to an island and just two of us Lost in beautiful Menjangan Island. But.. Sshh i'm really sure it's because we meant to be together ;p Cause you know.. The fact we are right shoes and left shoes, we are complete each other.. I love my left shoe very much and i can't wait to always walk together, around the world, more adventure, through this life, to eternity and beyond.. Haha
Thank you for being the one who understands everything i’m going through.. Thank you for being who you are and touching me with your presence..
The Meet Up
Sometimes, it takes travelling half the globe for us to find what comes from our own backyard, and then to appreciate it.
Seperti cerita Paulo Coelho dalam bukunya “The Alchemist”. Tentang seorang anak yang bertualang ke mana-mana mencari harta karun, yang akhirnya dia temukan dikubur di bawah pohon tempat dia biasa tidur siang. Bertahun-tahun dia menghabiskan waktunya bersama harta itu tanpa menyadarinya. Untuk pada akhirnya menemukannya setelah melakukan perjalanan panjang, melalui banyak luka, kesulitan, tawa, dan tangis. Tapi perjalanan itu memberi banyak pelajaran pada si anak, sehingga pada waktunya, ia sudah siap untuk memiliki harta itu.
In the same place, on the same time, yet we don’t meet them. Just because it’s not the time yet.
Kurang lebih, begitulah rasanya pertemuanku dengan dia. Si Sepatu Kanan.
Aku harus melewati empat relationships, satu hubungan tanpa status, satu kematian, 4 tahun perantauan, dan terpisah hampir 650 kilometer dari rumah untuk akhirnya ditemukan oleh Sepatu Kanan. Ternyata, selama ini Sepatu Kanan ada di dekatku. Sepatu Kanan tinggal di dekat tempat Sepatu Kiri, pergi ke gereja dan tempat hang out yang sama. Masing-masing, mungkin sedang menenteng sepatunya sendiri-sendiri saat itu.
Dulu, Sepatu Kiri dan Sepatu Kanan pernah merasa letih berkali-kali melalui hubungan yang akhirnya gagal dan kemudian menyerah. Mereka memutuskan untuk lari, jauh, ribuan kilometer ke seberang laut. Mereka merasa, mereka adalah sepatu paling sial di seluruh dunia. Mungkin, mereka sepatu cacat. Pabrik asal mereka, sebetulnya tidak membuat sepatu pasangan bagi mereka. Mungkin itulah sebabnya, mengapa mereka belum menemukan sepatu pasangannya hingga saat ini.
Seribu seratus kilometer dari kota kelahirannya, Sepatu Kanan berhenti. Dia memutuskan untuk masuk ke sebuah restoran untuk sekadar mengobrol dengan orang-orang yang ditemui dan makan. Mungkin keramaian akan bisa mengusir rasa sedihnya. Kemudian, Sepatu Kanan melihat, di ujung meja itu, di situ, ada sebuah sepatu. “Ah, senyumnya manis sekali.” Kemudian dilihatnya sepatu itu tertawa, suaranya terdengar renyah dan berderai. Dari bentuknya.. tampaknya dia adalah sepatu sebelah kiri! Tapi.. sepertinya dia ada kawannya.
Sepatu Kanan kembali mengamati diam-diam. Rupanya, Sepatu Kiri datang bersama salah satu perantau yang kebetulan berpapasan dengannya di jalan tadi. Sekadar hendak menyapa, Sepatu Kanan mendatangi mereka. “Halo, Teman! Apa kabarmu? Tidakkah kamu mau memperkenalkan aku dengan sepatumu yang cantik ini?”
“Ah, ini bukan sepatuku,” jawab perantau tadi. “ Kami kebetulan bertemu di jalan tadi.”
Hati Sepatu Kanan lega. Kemudian jantungnya berdebar sedikit lebih kencang.
Kata-kata singkat dan tanpa makna ditukarkan di antara percakapan ramai pengunjung restoran itu. Malam itu berakhir cepat. Sepatu Kiri kemudian pamit tak lama kemudian.
It takes a hundred days, sebelum Sepatu Kanan kemudian bertemu dengan Sepatu Kiri lagi. Kali ini, Sepatu Kanan tidak menyia – nyiakan kesempatannya. Hari itu, Sepatu Kanan menghabiskan seluruh harinya bersama Sepatu Kiri. Dan tentunya itu tidak berakhir di hari itu saja. Ada esoknya, dan esoknya, dan esoknya..
Sepatu Kanan lah yang menemukan Sepatu Kiri.
Setiap hubungan seperti memberikan luka baru, dan Sepatu Kiri takut untuk mengenal Sepatu Kanan. Sampai pada satu titik, Sepatu Kiri baru sadar, bahwa setiap hubungan sebetulnya membawa ia mengenal dirinya sendiri lebih baik. Sepatu Kiri menyadari, banyak kebiasaan dan pola pikir yang buruk yang sedikit-sedikit berubah dari setiap hubungan yang dilalui. Apa yang dulu Sepatu Kiri pikir ia inginkan, ternyata bukan itu yang ia butuhkan.
Pada saat Sepatu Kiri ditemukan oleh Sepatu Kanan, dia sudah menjadi sepatu yang tepat. Dia sudah dijahit dengan rapi, dilem, dipress agar lekat, dan diikat dengan kencang agar tidak mudah lepas. Sehingga saat mereka bertemu, Sepatu Kiri dan Sepatu Kanan sudah pas dan sempurna.
Sepatu Kiri dan Sepatu Kanan. Bentuknya berbeda, tapi bersama-sama mereka bisa berlari kencang. Dunia akan menjadi tempat petualangan mereka.
Sekarang, Sepatu Kiri sudah menemukan Sepatu Kanannya. Then she knows, he's worth all the pain and all the waiting.