6 April
Hari di mana perjuangan membuahkan hasil
Hari di mana diri ini mengenal dunia
Hari di mana mereka mengenalku
art blog(derogatory)

No title available
d e v o n

Kaledo Art

if i look back, i am lost

Discoholic 🪩
noise dept.

blake kathryn
taylor price
Lint Roller? I Barely Know Her
we're not kids anymore.

@theartofmadeline
KIROKAZE
𓃗
almost home
Cosimo Galluzzi

★
Jules of Nature
Today's Document
todays bird
seen from Brazil

seen from Türkiye
seen from Singapore
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from France
seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
seen from Argentina
seen from Switzerland
seen from United States

seen from Canada

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from United States
@sweatybluebirdtidalwave
6 April
Hari di mana perjuangan membuahkan hasil
Hari di mana diri ini mengenal dunia
Hari di mana mereka mengenalku
Gimana cara move on?
Tobat
Entah kenapa gue jadi benci lihat kebahagiaan orang2 dinsosmed. Karena gue pengen bahagia kayak mereka, tapi gabisa
MANA NIH TUHAN YG KATANYA DENGER DOA HAMBANYA. GUE PENGEN MATI BIAR NGGA MALU2IN ORANG TUA. BIAR ORANG TUA GUE SENENG.
Gue pengen mati, please. Matiin gue aja kek. Percuma hidup bikin malu.
Pas lebaran, ada aja nanti yg cerita, "Eh itu anaknya neng mamah berhenti kuliah. Pasti anaknya luntang lantung di rumah jadi pengangguran".
Belum lagi cerita fitnah dari bokap. Gue deh yg jelek di mata tetangga-sodara. Ntar gue dinasehatin, "Nisa, jadi anak harus berbakti ke orang tua bla bla bla". Disangka gue yg durhaka banget. Bokap dapet atensi-dikasihanin orang2.
Terus sodara2 nyokap yg nyinyir tiap kumpul, ujung2nya nyokap nangis2 ke gue bilang, "Mamah malu"!!!
Mogok makan sebelum dapat kerja
Rasanya ingin bunuh diri aja. Gapeduli masuk neraka. Toh kenapa Tuhan terus2an kasih aku hidup susah? Sejahat itu kah Tuhan?
Gue putus kuliah karena gak ada biaya buat bayar tunggakan cuti.
Terus, bokap itu ngefitnah gue, katanya gak mau ngurus cuti, padahal kenyataannya dari awal cuti gue udah ngurus, tapi karena harus bayar setengah dari UKT, btw UKT gue 3.480jt, dan gue lapor ke bokap, nah dia ngomel2, "kok cuti bayar sih? Kan ngga belajar" bla bla bla, intinya protes. Yaudahlah gue gak ngurus itu lagi karena harus butuh biaya.
Gitu kenyataanyaaa!
Gila sih, seklas ortu ngefitnah anaknya yg ngga2. Kemarin, dia bilang ke sodara gue, kalo gue punya pacar pengamen, terus dia ngemis2 minta dikasihanin ke sodara gue itu seakan2 gue anak gak bener. Padahal, ya pacar gue bukan sama sekali pengamen, doi kerja serabutan, tapi bukan pengamen. Gila emang bokap gue, kerasukan jin apa coba? Rahangnya enteng banget ngefitnah orang.
Bokap karakter manusia yg ngga mau lihat kesalahan diri sendiri. Maunya orang lain yg salah. Terus, kalo dia beneran salah nih, dia ngemis2 minta dikasihanin orang lain, cerita memutar balik fakta sampai ngefitnah. Dan orang2 yg diceritain, seakan percaya. Bangsat banget memang.
Gila sih di mata dia, gue anak durhaka kali ya. Karena dia selalu salahin gue, meskipun itu ulahnya dia sendiri. Gila ya
Gangergi lagi sama Tuhan yg katanya Maha Baik. Mana??? Di gue kok kayaknya jahat. Gue pengen hidup enak, malah dikasih susah. Tuhan itu adil gak sih? Pengen bunuh diri banget ampun dah. Terlanjur benci sama hidup sendiri yg muak banget.
Bajingan sekali ya hidup ini. Rasa ingin bunuh diri. Nungguin mati sendiri lama banget, keburu hidup gue makin ancur.
Kalo boleh minta ke Tuhan, aku ingin mati di usia 23. Aku capek sama hidup yg kejam dan ngga adil ini. Aku capek sama semuanya. Aku gakuat sumpah. TUHAAAANNNNN TOLONG AKU!
Aku sering dianggap rendah orang lain. Tapi, aku selow. Mereka manusia juga sama seperti aku.
Serasa pengin mati muda. Ini kayak tanda-tanda gitu :(
Sepertinya, aku memang ngga jodoh dengan UIN Jakarta. Ini kedua kali aku akhirnya harus pindah kuliah
Rasanya chattingan di Tumblr gimana ya?
“Kekhawatiran kita kadang melebihi takdir, kita sudah ketakutan pada hal-hal yang belum terjadi. Padahal, harusnya kita lebih takut pada hal-hal yang sudah terjadi karena kita akan diganjar atas apa-apa yang sudah kita perbuat, bukan apa yang belum kita lakukan.”
— ©kurniawangunadi
Hidup gini-gini terus gimana mau maju?
Gimana mau sukses sebelum umur 29?