
Andulka
Today's Document

Love Begins
trying on a metaphor
YOU ARE THE REASON

if i look back, i am lost
Jules of Nature
h
noise dept.
No title available
One Nice Bug Per Day
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

shark vs the universe
Noah Kahan
Sweet Seals For You, Always
No title available
tumblr dot com
he wasn't even looking at me and he found me
taylor price
art blog(derogatory)
seen from Ecuador

seen from Singapore
seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands
seen from Guatemala
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Türkiye
seen from China

seen from Japan

seen from United States

seen from Germany

seen from United States

seen from France

seen from Netherlands

seen from Bangladesh
seen from United States
seen from Malaysia
@syifsaso
“Someone you haven’t even met yet is wondering what it’d be like to know someone like you.”
— Iain Thomas
Tulip Putih
Hai, ini aku. dengan segala hal hal yang masih patah dan belum sembuh lainnya. Aku berusaha bangun dari tidur panjangku, tapi bagaimana bisa aku bilang ini merupakan tidur panjang? sedang ingin tidur pun aku perlu pil bantuan? apa karena ini mimpi? mimpi yang tak henti membuat ku takut.
Aku takut menghadapi semuanya. aku takut. aku sendirian di jalan tanpa penerangan. aku sendirian, kala semua orang sedang nyenyak dalam lelapnya. kemana pun aku melihat, hanya ada kehampaan dan kekosongan semata.
aku bertanya-tanya, kemana semua orang yang dulu mau membantuku? apakah karena aku tak mempunyai keuntungan lagi semua pergi menjauhiku ? aku sendirian, sepanjang hari sepanjang perputaran bumi, sepanjang matahari menghampiri. berharap ada seseorang disini.
tak perlu disebutkan pun, semua khalayak tau aku gagal dalam banyak hal. Ku bilang tak apa, tak perlu di kasihan. beri bantuan secukupnya pun adalah sebuah kemewahan yang hanya kubisa bales Terima Kasih.
walau hidup ini masih terus berlanjut, dan selalu ada harapan harapan baik kedepannya.
tulip putih.
aku masih bertanya tanya, kemana perginya semua semangat dan mimpiku yang dulu? aku tahu, dunia tetap berotasi bagaimana apapun yang kuhadapi. tapi melihatku perlahan mati karena ulahku sendiri adalah hal konyol. sedang untuk bertemu atau sekedar menyemangati diriku dengan apapun alasannya aku belum bertemu, aku berhenti mencari tahu. seperti pecundang yang bebal, aku merasa tak ada jalan lagi didepan untukku. mereka ada, tak mati hanya saja ikut patah dan tercerai-berai semenjak kamu pergi.
--syifsaso
wangi kaktus
Hari ini aku mulai memberanikan diri memulai kembali segala hobi dan kegiatan menyenangkan lainnya yang dulu aku sering lakoni. aku berhenti lama dari itu semua setlah lagi lagi patah. menggambar menulis, membuat jurnal membaca buku menonton film pergi mencari makanan baru bermain video games aku meninggalkan sederet kegiatan menyenangkan lainnya, karena terasa semuanya memiliki jejakmu. sekarang bahkan untuk tidur aku perlu menggunakan pil pembantu, sekedar nyenyak tidurku. ini bukan salahmu. salahku yang membiarkan diriku terjerumus terlalu dalam, hingga membutuhkan berlama lama untuk bangun dan bangkit dari mimpi burukku. bagaimanapun runtuhnya keadaan kita sekarang, doa yang ku panjatkan ke Yang Maha Kuasa masihlah sama tentangmu. -- "Tuhan, tolong lindungi dan cukupkanlah kebahagiaan di sekitarnya, hilangkan kesukaran berilah kemudahan di setiap lagkahnya. aamiin" -- syifsaso
Aku hanya terlalu takut untuk kembali memulai, aku baru berani sedikit demi sedikit membuka pintu yang telah berusaha ku tutup rapat kemarin.
Usia ku semakin menua, kulitku akan kendur, kantung mataku berlipat, dan senyumku takkan semenarik belia. Aku hanya ingin percaya bawa aku bisa menghadapi semuanya sendirian. Terlepas dikemudian hari akan datang caci dan makian.
Aku akan menghadapinya dengan hati teguh dan perasaan penuh. Meyakini diriku, bahwa setiap luka yang di goreskan manusia yang melintas dalam gatis hidupku merupakan sebuah pembelajaran berharga di setiap ukirannya.
—syifsaso
Kamu bilang, kamu akan mendukungku terus. Tapi setiap aku ingin bertumbuh, mengapa kamu berusaha membunuh?
—syifsaso
Aku bertaruh menunggu adalah hal yang paling menyebalkan.
Tapi, aku menikmatinya sampai di usia seperempat abad ini. Menunggu dalam wujud ketidakpastian waktu, namun pasti dalam ketentuan Tuhan.
Kematian.
Jadi…
Apakah kamu ingin terlebih dulu datang mengisi hari hari baikku, sebelum Tuhan berkata “waktunya pulang” untukku ?
—syifsaso
Kamu adalah salah satu hal terindah yang pernah melintas di garis hidupku. Kelak bila kita bertemu dan bersama lagi, aku anggap itu hal berharga nan istimewa yang pernah ada.
—syifsaso
Aku sudah kehilangan banyak hal berharga yang seharusnya memang ku dapatkan kala sangat belia.
Tapi aku tak menyesal, tumbuh dan berkembang dengan keadaan tak sesempurna lainnya. Aku beruntung bisa menjadi lebih kuat dari sebelumnya dan dari kebanyakan anak lainnya.
Menjadi dewasa, lalu menjadi orang tua semua akan ada fase dan masa berharganya.
Namun, kupikir bukan itu prioritasku saat ini. Selain ketenangan yang benar-benar belum bisa ku temukan, aku ingin membahagiakan sisi umur sangat beliaku terlebih dahulu dengan segala hasil jerih payahku menjadi dewasa jalur didewasakan oleh keadaan.
—syifsaso
Teruntuk siapapun yang mungkin tak pernah tahu, bahwa aku pernah menangisimu, merindumu, dan terlalu takut untuk meminta sedikit waktu berharga mu(lagi).
Aku menyayangimu dengan penuh, tanpa terbagi dengan siapapun dan apapun.
Kamu berharga dan sangat memberi warna pada hidupku. Untuk itu, kupersembahkan banyak-banyak syukur dan terima kasih sudah sekedar mengenalku yang luar biasa banyak kekurangan ini.
Doa baik selalu ku haturkan untukmu nun jauh disana. Berbahagialah dengan segala hal-hal baik dan cinta luar biasa dari sekitarmu.
Dariku, yang mungkin bukan apa apa bagimu.
—syifsaso
“We lose ourselves in things we love. We find ourselves there, too.”
— Kristin Martz
hi, february
hi, ini aku february.
aku yang menggerogoti waktu dan umurmu didunia ini. aku juga yang membawamu pada waktu saat kamu akan di lahirkan. bagaimana keadaanmu di angka yang memasuki krisis hidup ini? apa yang sudah kamu capai? bukankah banyak pertanyaan dan keinginanmu yang belum centang terisi? tak apa... kamu sudah berusaha sebaik-baiknya dan segiat-giatnya. Jangan terlalu sering menyalahkan dirimu sendiri ya. Aku tahu kamu semakin bijak seiringnya aku berkunjung setiap tahun mengisi usia barumu, aku bangga kamu sudah berjuang dan bertahan sampai hari ini. sampai jumpa di tahun tahun berikutnya, aku berharap aku bisa memelukmu bersamaan dengan waktu kamu di lahirkan.
Pada langit, ku pasrahkan semua harapan ku.
Ku biarkan ia melihat nanah pada hati yang
remuk redam tertelan kegelapan, sebagai bujuk
rayu agar tidak selalu luka yang diberikan.
Usahaku, selebihnya ia yang menentukan.
Andai semudah itu mengganti poros semangatku, sudah lebih dari 1000 alasan ku buat sejak 1 dekade lalu. Tapi aku masih disini, terjebak dan segera kehilangan poros yang artinya aku kehilangan diriku (lagi)
Apapun yang patah, hilang, dan pergi dari sisiku ada ataupun tidak penggantinya aku harap diriku segera membaik dan tidak berlarut dalam genangan kehampaan
Satu waktu, seseorang bisa
memenangkan hatimu tanpa
melakukan apa-apa; dia hanya jadi
dirinya, lalu kamu jatuh cinta.
Diwaktu yang lain, kamu
memenangkan hati seseorang
tapa usaha apa-apa; kamu hanya
diam, lalu dia terkesan.
Hidup memang kumpulan
kejadian diluar keinginan.