Kalau harimu terasa hancur tersebab dosa yang kamu lakukan selama ini, coba deh baca tulisan ini....
Seburuk dan sehina Fir'aun saja, Allah kirimkan dua Nabi untuk dia (Fir'aun) bertaubat, yaitu nabi Musa dan Harun. Bahkan menjelang ajalnya, Allah masih berikan kesempatan untuknya bertaubat, padahal sepanjang hidupnya dihabiskan untuk menyekutukan Allah.
Lantas tidakkah itu sudah cukup menjadi ibrah yang luar biasa untuk kita ambil,
Sebelum ajal akan dan pasti akan menghampiri setiap diri kita,
Mari kerjakan yang kemarin-kemarin belum sempat kita kerjakan,
Mari kita baca yang kemarin-kemarin seringkali kita abaikan,
Lagi-lagi tidak ada kata terlambat,
..............................................................................................................
Memangnya apa yang membuatmu masih berat untuk melangkah?
Merasa sudah terlampau banyak dosa? atau apa?
Kalaupun demikian, coba deh lihat betapa baiknya Allah kepada bamba-Nya bahkan yang sudah kelewat batas 'maksiatnya', kata Allah :
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ (53) وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ (54)
“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (QS. Az Zumar: 53-54).
Liat betapa baik dan pemaafnya Allah kepada kita, meskipun sering kali terjebak pada kesalahan-kesalahan sama, diulangi lagi, yang bahkan parahnya malah bertambah dari hari ke hari 😭
Tidakkah kita malu, sudah sebegitu 'tersesat'nya kita di jurang kenestapaan, tetapi rahmat-Nya Allah tidak henti-hentinya kita ambil, tanpa rasa malu dan bersalah sedikitpun?
"Allahummaghfirlana Dzunubana... Ya Allah, ampuni kami ya Allah, betapa sering lalainya hamba-Mu ini....."
Sebagai penutup, saya dulu pernah mendengar nasihat ini, tapi saya lupa darimana sumbernya, kurang lebih seperti ini :
"Allah lebih menyukai pemaksiat yang bertaubat, daripada orang shaleh yang tidak pernah merasa salah."
Demikian semoga menjadi pengingat dan penyemangat buat saya khususnya dan kawan tumblr pada umumnya, yang saya doakan semoga kita semua dimudahkan dalam bertaubat dan diistiqomahkan berada di jalan kebaikan-Nya.
Aamiin yaa Rabbal 'alamin..