kenapa kamu memilihku?
Nanti, (mungkin) aku akan bertanya hal seperti itu.
Bukan karena tidak percaya padamu, atau meragukan perasaanmu.
Bukan juga ingin dipuji, atau digombali.
Hanya saja, aku tidak habis fikir cara Tuhan mempersatukan. Bagaimana bisa, aku yang banyak kurangnya ini, dipertemukan denganmu. Lalu membuatmu jatuh hati pula. Menempatkanku ditujuan akhirmu. Menjadikanku rumah untuk pulangmu.
.
.
Kenapa kamu memilihku?
.
.
Karena denganku, kamu merasa nyaman.
Denganku, kamu merasa bisa mewujudkan mimpi-mimpimu.
Denganku, kamu ingin bersama-sama memasuki surga-Nya.
Denganku, kamu tergenapkan.







