Gerakan 1000 Startup Lebih Sehat Daripada Gerakan Senam.
Gerakan senam, sebagaimana kita semua tahu, adalah gerakan-gerakan repetisi pada tubuh sehingga membuat tubuh kita lebih segar dan sehat. Jika senam dilakukan secara rutin, maka niscaya tubuh yang ideal nan montok akan terbentuk. Namun, ternyata senam saja tidak cukup. Pengaturan pola makan juga sangat berpengaruh dalam membentuk tubuh. Selain itu, jika senam tak pakai pemanasan, maka bukan tubuh sehat yang didapat, tapi otot keram dan salah urat yang didapat.
Laksana gerakan senam, gerakan 1000 startup yang diinisasi oleh pemerintah ini juga penuh dengan manfaat kesehatan. Bukan. Bukan kesehatan fisik yang didapat di gerakan 1000 startup, tapi kesehatan ekonomi Indonesia ke depannya. Indonesia tidak bisa lagi hanya jadi penonton dalam dunia digital, Indonesia harus jadi pemimpin, instruktur senam, dalam perekonomian digital.
Targetnya tidak main-main. akan ada 1000 startup yang siap menggerakan massa pada tahun 2020 nanti. Akan ada 1000 gerakan-gerakan senam yang akan menyehatkan masyarakat Indonesia. Akan ada 1000 instruktur senam handal nan montok yang siap membakar lemak kenyamanan konvensional di Indonesia.
Gerakan 1000 startup memang gerakan yang sangat optimistis. Gerakan split jika di senam. Sulit, tapi mungkin dilakukan. Akan terlihat sulit saat tahap pertamanya, tapi akan bermanfaat jika telah dilakukan. Bermanfaat dapat melakukan tendangan hi-kick kepada rasa malas untuk berubah, rasa nyaman dalam zona yang sebenarnya perlahan membunuh.
Saat Ignition Gerakan 1000 Startup di Pontianak, ternyata masyarakat Pontianak yang terkenal selembe banyak yang mendambakan perubahan. Ini terlihat dari pecahnya rekor Ignition dengan lebih dari 400 peserta. Bahkan banyak dari peserta yang tak kebagian tempat duduk. Meski begitu, semua semangat dan lemak kemalasan berhasil terbakar dengan gerakan para instruktur. Pak Menteri Kominfo, Rudiantara, sebagai instruktur di Ignition Pontianak telah menggerakkan semangat kami, masyarakat Pontianak.
Meski masih banyak yang menganggap sepele gerakan nasional ini, Saya percaya, sehebat apapun instruktur senamnya, semontok apapun dia, jika audiens tidak semangat, senam yang kompak tidak akan tercipta. Begitu juga gerakan 1000 startup. Sang Instruktur paling montok, Yansen Kamto, CEO Kibar, sudah berapi-api membakar lemak para pemalas yang belum juga bergerak dari sofa nyaman. Tinggal bagaimana kita, para peserta senam, peserta gerakan nasional, mau atau tidak merubah kebiasaan makan-tidur menjadi gerak-bangun ?