Hari-1 (Persona)
.....
Kata salah satu sahabat Rasulullah SAW, Ali Bin Abi Thalib ra “Tidak perlu menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. dan yang membencimu tidak akan percaya itu.”
Tapi berhubung pada akun ini belum tentu ada yang baca, it’s okay, mungkin menjelaskan sedikit siapa aku sebagai bentuk memahami diri sendiri.
Yap perkenalkan aku adalah diriku, salah satu dari banyak manusia yang Allah beri kesempatan untuk merasakan luar biasanya hidup di dunia ini. Manusia yang serba setengah dan sering kali terbelah menjadi beberapa bagian. Seorang Ambivert bukan seorang ambis. Seseorang yang memiliki sifat A dan B dalam satu waktu. Seseorang yang statusnya anak sulung tapi kelakuannya masih seperti anak bungsu.
Kelebihanku karena aku seorang ambivert tentunya bisa beradaptasi dengan lingkungan, meski seringnya lebih terbawa arus. Mampu menempatkan peran yang dibutuhkan, kalau perlu jadi pendengar ya akan jadi pendengar, kalau harus jadi pencair suasana ya dia akan jadi orang yang agak liar dan sinting. ehehe. Tipe manusia yang ga bisa menilai masalah hanya dari satu sudut pandang, meski posisi sebagai korban atau yang merasakan ketidak enakan, awalnya akan baper, nangis, marah. tapi setelahnya logika dia akan bekerja dan akhirnya paham kalau setiap akibat akan ada sebab, dan mencoba memaklumi musabab dari suatu masalah.
kekurangannya banyakkk. Masih banyak plin plan, gak bisa ngambil keputusan, gak enakan, belum punya tujuan hidup yang mantap, masih sering ragu-ragu buat memulai, pemalas. Mungkin dengan sifat A dan B yang ada dalam satu waktu, orang ini sangat moody. Kalau lagi mood serba maksimal, begitupun sebaliknya, jangan mengharapkan apa-apa deh kalo lagi tidak bagus suasana hatinya. Tidak proesional! Sifatnya masih punya ego yang cukup tinggi, kalo lagi baper penyakit nyalahin diri sendirinya kambuh dan susah sembuh. intinya manusia ini masih belum selesai dengan diri sendiri, jadi paling sulit kalo lagi marah sama diri sendiri terus gak bisa maafin diri sendiri. Oh iya satulagi, anak ini bukanlah komunikator yang baik.
Atas segala kekurang dan kelebihannya, manusia ini masihlah dalam proses penerimaan dirinya sendiri, dan mencoba untuk menemukan dirinya sendiri tanpa memikirkan penghakiman manusia lain. Bagaimanapun baik dan buruknya kita, penerimaan meski ada lalu menindaklanjuti bagaimana merespon kekurangan dan kelebihan yang dimiliki diri ini.
Mungkin sekian, karena ini bukan biografi hahaha
Waterenogh, 14 Agustus 2021
wadotme









