Semoga Lancar 2015
Usaha keras dan doa yang ikhlas tak akan mengkhianati, semoga lancar 2015 ini, aamiin.
Beberapa waktu ini, doa tersebut selalu kuulang terus-menerus sejak beberapa waktu lalu sebab banyak sekali memang yang ingin sekali kuminta pada Allah pada tahun 2015.
Dan alhamdulillah perlahan tapi pasti Allah mulai menjawab dan menunjukkan jalan atas segala doa-doaku tersebut setelah beberapa kegalauan yang kuhadapi pada tahun 2014 lalu.
Ya, 2014 lalu mungkin menjadi tahun paling nano-nano bagiku. Mulai dari masalah pekerjaan, sekolah dan hhmm masalah hati. Aku sempat menganggur beberapa saat di tahun 2014, rasanya sedih sekali tapi aku berusaha tegar dan optimis atas itu, beebrapa kali pindah pekerjaan karena pekerjaan yang kudapat saat itu hanya bersifat project based.
Harapan akhirnya kutumpukan pada proses seleksi CPNS Badan Koordinasi Penanaman Modal, sudah sampai tahap akhir kala itu. Maka kutumpukan harapanku pada pengumuman tersebut, tawaran untuk melanjutkan karir di Mulyana Abrar Advocates pun aku tolak karena berharap dapat lolos menjadi CPNS. Namun ternyata aku gagal di tahap akhir seleksi CPNS BKPM, rasanya sungguh sedih. Tapi kukuatkan diriku, kukatakan pada diriku bahwa Allah pasti punya rencana terbaik untukku. Kutunaikan shalat maghrib 2 rakaat dengan penuh sedu dan tangis sepanjang shalat.
Namun setelah shalatku itu, hanya berselang lima menit tepatnya, Masya Allah, aku langsung ditawari pekerjaan sebagai junior associate di SMART Consulting, firma hukum di sebelah Mulyana Abrar Advocates. Bahkan managing partnernya langsung yang menawariku. Saat itu kukatakan bahwa aku benar sedang patah hati karena tidak diterima di BKPM, tapi sang managing partner dan finance dari firma tersebut malah mengatakan ingin mengantarkanku pulang (sebenarnya aku mau ke Depok, ke rumah Rika, salah satu sahabatku). Mereka akhirnya tetap mengantarkanku ke stasiun Pasar Minggu, sambil terus merayuku untuk bergabung bersama mereka.
Maka kukatakan, “But, I want to continue my study abroad on this September Bang, do you mind about that?“. Surprisingly, he said, “It does not matter, even when you are going abroad you also can be our representative lawyer there”. Maka, kuiyakan tawaran itu, dan akhirnya alhamdulillah saat ini aku mendapatkan pekerjaan yang baik di SMART Consulting yang artinya aku punya kesempatan untuk melanjutkan rencana S2 ku yang sempat tertunda.
Uniknya lagi, di SMART Consulting ini aku terlibat dalam inisiasi wakaf saham di Indonesia, Allah sungguh sangat baik padaku. Mengapa kukatakan demikian? Karena skripsiku dulu berjudul “Investasi Wakaf Uang Untuk Pembangunan Rumah Susun Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah”, lebih lanjut pada bulan Agustus lalu aku mendapatkan Conditional Offer dari Newcastle University untuk melanjutkan S2 di program Finance and Law With Islamic Finance, bidang yang linier dengan pekerjaan yang kulakukan sekarang. Sungguh Allah Maha Baik.
Oya Insya Allah aku juga akan mengajukan magang menjadi advokat di bulan April mendatang. Yap bila semuanya lancar Insya Allah aku akan dilantik advokat pada bulan April 2017 mendatang (masih jauh sih :P )
Dan hari ini, akhirnya hasil IELTS-ku keluar, ini adalah IELTS ku yang pertama (waktu itu aku sempat ketiduran waktu test, saking lelahnya sehari sebelumnya di kantor) meski belum cukup untuk mengubah Conditional Offer menjadi Unconditional Offer, namun dengan IELTS-ku yang sekarang Insya Allah aku sudah bisa mengajukan beasiswa LPDP yang deadline-nya tanggal 27 April mendatang. Maka, disinilah aku sekarang, menghabiskan sehari di hari Sabtu untuk mencari-cari informasi tentang beasiswa LPDP. Bismillah, mudahkan ya Allah, mudahkan.
Lebih lanjut pada tahun ini aku juga merasa mendapat jawaban dari Allah atas perasaanku terhadap seorang lelaku yang sempat mengisi hatiku selama 4 tahun terakhir. Hhmm, tepatnya seorang lelaki yang kusukai dalam diamku. Lelaki yang pada dirinya tak pernah sekalipun kutunjukkan rasa perhatianku padanya, bahkan aku selalu enggan menghubungi dirinya, selalu menghindarinya karena aku takut akan kondisi hatiku.
Dan alhamdulillah entah mengapa beberapa waktu lalu rasa kepadanya hilang. hampa, hambar seketika, tak ada lagi deg-deg atau berbunga-bunga yang kurasa atas dirinya. Segalanya terjadi di Medan, ya Medan benar membuatku babak belur, namun Medan juga menjadi penyembuh terbaik bagi hatiku :”)
Sekarang aku siap mencintai seseorang dengan adil, hhmm, ya seorang perempuan bijak pernah berkata kepadaku saat aku menerima tawaran proses dengan orang lain, “Lita sayang, setiap orang berhak dicintai secara adil, kamu tidak boleh menghampiri orang lain hanya karena kamu ingin melepaskan diri dari perasaanmu dari orang yang saat ini”. Aku sungguh harus berterima kasih pada perempuan bijak ini, mba Rika Isvandiary. Insya Allah sekarang aku mengerti apa arti nasehatmu itu Mba, terima kasih telah mengingatkanku.
Meski proses yang kujalani tersebut tidak berlanjut ketingkat lebih lanjut, namun aku yakin aku sudah naik kelas sekarang, rasanya lebih percaya diri dan optimis. Sekarang cukup berdoa saja kepada Allah agar pada tahun 2015 ini Allah mengirimkan lelaki terbaik untukku dan menjadikanku pribadi yang terbaik untuk lelaki tersebut.
I will prepare and my chance will come :).
Yah itulah sekelumit kisah yang kusyukuri sangat di tahun 2015 ini. Semoga segalanya lancar di tahun 2015 ini, menemukan pasangan hidup yang terbaik dan melanjutkan kuliah S2 di luar negeri.
Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, bersungguh-sungguhlah dalam berusaha dan berdoa Lita :)












