[Jangan Bermegah-Megahan] Malam ke 3 Ramadhan yang lalu ingin mencoba safari masjid ke Masjid Darussalam yang terletak di kompleks perumahan HOP V ini. Kesan pertama tentang masjid ini adalah "masyaa Allah jamaahnya penuh". Dan kesan ke dua adalah "Masjidnya nyaman banget, walau ACnya dingin". Dan disusul kesan-kesan lainnya seperti bangunannya, tempat parkirnya, juga jamaahnya. Malam itu yang bertindak sebagai penceramah adalah Ustadz Arif Awaluddin dari Banyumas. Iya, Banyumas, sesama warga ngapak. Exited dong aku malam itu. Sebagai sesama warga ngapak tentunya ada kebanggaan tersendiri ketika kota kita disebut-sebut di kota lain yang terpisahkan oleh lautan. Dan yang paling berkesan lagi adalah materinya. Materi malam itu membahas lebih dalam tentang surat At-Takatsur. Berikut kutipan terjemahannya sebagai pengingat: 1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu. 2. Sampai kamu masuk ke dalam kubur. 3. Janganlah begitu, kelak kamu akan memgetahui (akibat perbuatanmu itu). 4. Dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. 5. Jangan begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yaqin. 6. Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka jahiim. 7. Dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin. 8. Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu). . . Masyaa Allah sungguh ayat yang mencambuk. Mengingatkan bahwa setiap kenikmatan yang kita rasakan akan dimintai pertanggung jawaban. Betapa pentingnya isi ayat ini sampai-sampai beberapa hal diulang-ulang disampaikan, seperti kata larangan, "janganlah begitu". Jangan bermegah-megahan. #30DaysRamadhanWriting #30drw1440 #30drw06 #ramadhanmenginspirasi (di Masjid Darussalam) https://www.instagram.com/p/BxW7SmLnZpp/?igshid=1600rwzkj8s4b













