Bismillah, halo semua. Hari ini saya berniat untuk ikut challenge 30 days writing, sebenarnya ini adalah kali kedua saya men-challenge-kan diri. Pertama, challenge #hariiniharibaru yang saya buat sendiri dan sudah dilakukan kira-kira setahun yang lalu, alhamdulillah berhasil konsisten 30 hari !!!! :D hashtag tsb terinspirasi dari training abm shinkenjuku kala itu. Entah kenapa ucapan Pak Jovan begitu memotivasi untuk menulis hashtag tsb setiap harinya, dan karena itu pula saya jadi banyak belajar bersyukur untuk segala hal baik yang besar maupun yang biasa-biasa saja. Karena hakikatnya setiap hari pasti ada sesuatu yang baru sekecil apapun itu. Thanks to you Sir :D Kedua, challenge #30dayswriting dengan tema yang berbeda setiap harinya. Challenge ini saya dapat dari sc Bulek Hana di Ig storynya, kemarin malam. Lalu saya sc lagi lah… Kenapa tertarik? kebetulan, akhir-akhir ini saya tengah berniat membangkitkan kembali semangat untuk baca buku dan nulis (ecek–ecek). ((( SEKIAN PROLOGNYA))) And this is 10 things that make me really happy; 1. Baytii Jannatii (Rumahku Surgaku) Potongan ayat di salah satu surat dalam Al-Quran, yang saya jadikan nama grup wasap keluarga. Kenapa rumah buat saya bahagia? Karena rumah tempat ternyaman untuk pulang, tempat terbaik untuk melepas lelah, dan tempat terjaga segala rahasia. Semakin bertambah bahagia saya ini jika baytii jannatii selalu damai, nyaman, penuh kehangatan, keberkahan, kesehatan, terisi canda tawa, juga nasihat untuk anaknya yang rada-rada kepala batu ini hehe.. Kenapa rumahku surgaku? Karena untuk menuju surga bisa dititi dengan berbakti kepada orang tua, mencari ridhonya, dan sayang pd keluarga. Sungguh tabungan menuju surga teramat dekat. Tak perlu lelah jauh mencari. Bahagia bukan? 2. Murid paham, guru senang Hal kedua yang membuat saya bahagia adalah saat mengajar di kelas, menjelaskan panjang kali lebar ke anak-anak… lalu ada anak yang bilang demikian “Oh…begitu ms, ya paham-paham mssss. Ayo ms latihan”. Ini! (mungkin terdengar sepele ya) tapi.. Ucapan spontan positif mereka adalah bahagia saya. Dengan begitu, Alhamdulillah berarti transfer ilmu ke anak-anak telah sampai. Syukron ya Robb. Semoga apa yang telah dipahami terus melekat ya Nak… 3. Bersama teman-teman Lebih dari sekedar bercerita ataupun hunting bersama. Berkumpul dengan teman-teman adalah hal yang membahagiakan, kenapa? Karena bersama teman segala peluh yang diceritakan kan terasa ringan, guyonan teman bisa buat hati riang, dan silaturahmi bisa memperpanjang umur toh? Bahagianya bisa dapat pahala juga :) 4. Makan pedas, nikmatnya Untuk para pecinta pedas seperti saya, hal yang paling membahagiakan adalah menjumpai tempat makan yang sambelnya pedas asli. Yang sambelnya dari cabai segar tanpa embel-embel. Percayalah guys, makanan se-B apapun kalau sambelnya enak itu akan tetap enak haha. Beruntunglah kalian tempat kuliner yang menyediakan sambel enak, saya pastikan akan kembali lagi, dan membawa teman hahaha. 5. Kerropi Bagi yang sudah lama kenal saya, pastilah ini tak asing lagi didengar. Dikirimkan barang bernuansa kerropi saja saya senang, apalagi mahar. Ciat ciat ciat wkwkwk. Bahagiaku sederhana kan? :D 6. Pantai Tempat yang paling ampuh to make me really happy, membuat mood kembali lagi, membuat segalanya membaik kembali, adalah pantai! Tidak harus pantai yang airnya bening, pasirnya putih, tak ada karang. Melainkan pemandangan yang bisa melihat deru ombak, meraba angin yang sepoi sepoi, menangkap matahari yang terbit atau tenggelam dgn indah. Bahagiaku pasti ada disitu. Kalau kalian suka juga, ayolah kapan-kapan kita mantai bareng (?) 7. Motret Dari jaman kuliah dulu, saya suka motret apapun yang menurut mata bagus untuk dilihat. Paling inget, dulu, kalau pulang dari kosan menuju rumah. Berjalan dari turun angkutan umum ke angkutan umum yang lain. Lihat sesuatu yang eye-catching langsung buru-buru ambil handphone, langsung deh cekrek. Dulu sih belum ada kata-kata “cekrek-cekrek-upload" haha Motret itu selera, menurut saya bagus belum tentu iya bagi yang lain, pun sebaliknya. Untuk menghindari terkaan aneh orang-orang, saya sering kali begini, tangan dan kamera mengarah ke objek tapi mata pura-pura ngeliat yang lain wkwk. Ngerti? Ngertiin aja yaa… Jadi kebahagiaan dari sisi yang lain adalah saat motret, hasilnya bagus, upload ke sosmed, lalu dipuji sama orang-orang yang jago motret wkwk… Ya namanya naluri manusia ya, bahagia kalau hasil sendiri di-appreciate. :’) Dengan alasan seperti diatas, thats why saya punya dua akun ig. Ig pertama yang terlalu banyak foto-foto narsis dan sudah tak menarik lagi. Ig kedua untuk upload foto2 minim (anti) narsis. Suatu kebahagiaan lagi bagi saya jika kalian follow @mimiffifi wkwkwk #promote 8. Orang ramah, manis muka semanis tebu Untuk orang-orang yang bermuka ramah. Terima kasih ya… kalian membuat saya bahagia. Kenapa? Karena muka ramah membawa kedamaian kpd sekitar, mentransfer energi positif agar saya ikut beramah tamah juga. 9. Diantara orang yang humoris Beruntunglah mereka yang memiliki sifat humoris, karena tidak semua orang memilikinya. Bahagialah orang yang punya selera humor tinggi, karena saya senang diantara kalian wkwk. Kenapa senang? Karena orang humoris bisa mencairkan dan menyenangkan suasana. Tipe orang macam ini masuk dalam kriteria saya mencari pasangan loh cieee hahaha karena saya ini ambivert (sepertinya) dan merasa cocok dengan orang humoris (pada tempatnya). 10. Shoping sendiri Dibandingkan bersama-sama, dalam hal ini saya lebih senang sendiri. Kenapa? karena sendiri lebih nyaman saat berbelanja. Tidak ada rasa kurang enak pada teman karena (khawatir) bosan terlalu lama menunggu saya mencari, memilih, bolak-balik kesana kemari, meski yang diambil lebih sering pilihan pertama yang dilihat, sih, hahaha, wanita 😋 Kamar, 11 November 2017 16:15 [ hari pertama challenge, home alone, bapake ke Bandung, mamake jalan-jalan dengan temannya ] Selamat menuju malam minggu gengs. Dari saya tim #malmingdirumah