RUMAH NENEK, DENGAN 15 BUNGKUS NASI SETIAP HARI #30dwc26 . . Tulisan ke 26 masih terkait kehidupan rumah tangga dan dapur. Sebagai orang yang diberi tanggung jawab mengurus dapur dan segala isinya itu jadilah satu judul tulisan kali ini. . . Kantor saya yang sering disebut dengan "Rumah Nenek" itu memang bukan seperti tempat kerja, bahkan seperti rumah sendiri yang isinya seluruh anak tanpa ikatan darah. Dari Januari bergabung dan per Mei ini masih bertahan di sini, mengurus dapur dengan segala kondisi rasa masakannya. Kadang manis, asin, pedas, kecut, dan lain halnya. Tapi mari kita belajar dari hal kecil yang setiap hari melekat dengan kita yang sebenarnya sedang memberikan pelajaran kepada kita. . . 15 bungkus nasi, di kantor kecil ini jumlah kami sekitar 20 orang lebih. Sisanya lebih diisi oleh para relawan setia yang selalu membantu kegiatan program @rumahyatimdhuafarydha. Selama Ramadhan ini, kami hanya berbuka puasa setiap Senin dan Kamis saja, selebihnya masing-masing profesional a.k.a pekerja akan mendapatkan bingkisan untuk dibawa pulang. Kenapa hanya 15? Karena sisanya tinggal menetap di kantor. Kebetulan kantor punya ruang kamar yang bisa diisi oleh para profesional. Karena kantor tidak boleh sepi, bisa jadi bantuan sedekah dalam bentuk apapun datangnya tanpa mengenal waktu. Jadi, setiap hari selalu ada aktivitas meskipun hari libur. Hehe . . 15 bungkus nasi, saya belajar terkait kerja sama dalam tim. Saya sendiri mengatur segala urusan dapur, para juru masak hanyalah sekadar masak, sisanya saya yang mengurus sendiri. Sebagai anak yang selalu butuh bantuin, saya tidak pernah singkat kepada anak-anak untuk membantu saya membungkus nasi, sayur, lauk, dan takjil yang harus dibawa pulang. Saya bersyukur sekali, mereka bekerja atas dasar kesadaran dan empati, sehingga melihat saya demikian pasti akan sigap membantu. Meringankan sekali bukan? Hehe . . 15 bungkus nasi, saya belajar mengatur porsi dari masing-masing orang supaya semuanya mendapatkan hak yang sama. Kita belajar berlaku adil terhadap apa-apa yang menggiurkan mata, padahal itu hanya makanan. . . #30dwc26 #pejuangdwcjilid23 #pejuang30dwc #skalaliabercerita (di Tangerang) https://www.instagram.com/p/CAaY9cDj5Wh/?igshid=17su1crlmbhrb
















