Tanpa Izin
Kayaknya orang-orang pasti pada pernah punya pengalaman tersendiri perihal pergi main tanpa sepengetahuan/seizin orangtua, deh. Saya 10 tahun lalu adalah si perempuan bandel itu.
Sebagai seseorang yang tinggal di pesisir, saya cinta sekali dengan pantai. Tempat tinggal saya pun punya pariwisata pulau yang cantik. Sayangnya, orangtua tidak mengizinkan saya menyeberang ke pulau. Mereka khawatir jika sesuatu terjadi dengan saya di atas lautan sana, meski pulaunya terlihat dekat jika saya duduk di tepi pantai dan meski saya memakai pelampung.
Saya yang penasaran ini akhirnya pergi diam-diam. Izinnya pergi berenang di kolam hotel dekat pantai. Nyatanya, saya dan dua orang teman memesan tiket menyeberang ke pulau. Excited banget dong, soalnya bakal jadi pertama kalinya saya berlayar di lautan. Cuaca hari itu cerah dan laut begitu biru.
Laut yang saya kira tenang itu ternyata penuh riak. Kapal kecil yang kami naiki berbeda dengan tipe kapal ke pulau tersebut di hari ini. Jarak saya dan laut rasanya begitu dekat dan seketika perut saya pun mual. Mencoba tidak banyak bicara untuk tidak muntah pada perjalanan yang tidak memakan waktu sampai setengah jam, akhirnya saya pun sampai di pulau dengan selamat.
Kami bermain air sepuasnya, berfoto-foto. Benar, ternyata pulaunya cantik banget! Hanya saja, karena saya pergi tanpa izin, kami harus kembali lebih cepat. Kami tidak membawa pakaian ganti, menyeberang ke daratan utama pun serba lengket. Supaya tidak terlalu berbohong, kami memang lanjut ke kolam renang hotel. Lalu mengeringkan diri.
Lalu kapan izinnya? Setelah kembali ke rumah, beberapa hari kemudian. Jangan ditiru, ya! Itulah kali pertama dan sejauh ini masih kali terakhir saya ke pulau. Meski saat ini saya bekerja di bidang “pantai”, kebetulan yang lucu, saya belum pernah lagi menginjakkan kaki ke sana.
Mungkin karena saya penasaran ingin naik kapal ke lokasi yang lebih jauh, seperti Mentawai, atau sudah tidak ada energi lagi. Yang pasti, pada masa itu, saya akan mengutamakan izin orangtua agar perjalanan saya lebih tenang dan menyenangkan. Selalu bawa restu orangtua di setiap langkah, ya!
Pariaman, 4 Januari 2025











