Kau selalu ada
Saat malam, aku masih bercengkrama dengan kesibukan
Aku selalu menunggumu
Mengucapkan selamat malam
Sambil membawa nyanyian tidur
Meski dari-
Kelelahanmu
Kau selalu ada
Sampai dadaku penuh sesak
Tak bisa bernafas
Kecuali dengan namamu
Sayang,
Aku telah sampai,
Di suatu malam
Pada pertengkaran pertengkaran
Atau kau yang sedang merayakan kebosanan
Percayalah,
Saat itu mataku sulit memejam
Kau terselip didalam kepala
Sejenak, air mataku yang menetes tanpa sengaja
Lalu, aku sedang berjuang
Dibalik segala kesulitan
Sekuat tenaga
Mengutuhkan kita
Tetapi
Tetap saja
kau selalu ada
Tidakkah kau tahu?








