#421 The Quran 93:03 (Surah ad-Dhuha)
#421 The Quran 93:03 (Surah ad-Dhuha)
The Quran 93:03 (Surah ad-Dhuha) English Your Lord has not taken leave of you, [O Muhammad], nor has He detested [you].
View On WordPress

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Canada

seen from China

seen from Mexico
seen from United States

seen from United States

seen from United States
#421 The Quran 93:03 (Surah ad-Dhuha)
#421 The Quran 93:03 (Surah ad-Dhuha)
The Quran 93:03 (Surah ad-Dhuha) English Your Lord has not taken leave of you, [O Muhammad], nor has He detested [you].
View On WordPress
Reconciling with time.
Oh Allah, let me try again. Please guide me.
Murojaah Surah Al-Humazah & Ad-Dhuha I Juz 30 Anak
"Indeed what's to come will be better for you than what has gone by." (93:4)
TAKBYR GRAPHY
Ad-Dhuha
Gems of Ad-Dhuha
Hal Lain TentangNya
Ada hal lain yang ingin aku bicarakan !!
Tentang sebuah suara yang memecah kegelisahan semua kemarinku.
Hampir saja aku melupakan benih-benih impian yang tertanam sejak lama, seperti obsesi yang membuat aku menghabiskan banyak tahun untuk sekedar berdialog dengan diriku sendiri.
Membangun pencitraan dari sebuah bayangan yang aku temukan disepertiga malamku. Seorang pangeran impian dalam kumpulan dongeng klasik dunia, seperti Cinderella atau Anastasia.
Untuk pertama kalinya aku sadar, bahwa hidupku adalah sebuah impian yang berulang. Dan aku mendapatinya secara perlahan menjadi kenyataan.
Luapan kebahagiaan terbesit dalam diriku, saat seseorang dengan pinggang indah dan sebentuk senyuman tipis dibibir, mengundangku masuk kedalam dunianya. Tapi aku begitu kecewa dengan kegagalan cinta bahkan tidak berani berharap sedikitpun.
Aku seperti dilahirkan kembali dalam bayangan senja yang bertirai air hujan, sebelum akhirnya pekat berganti menyelimuti. Aku khawatir tidak mampu melewatinya dengan cukup bijaksana. Suara ibuku terdengar seperti nyanyian burung-burung pelantun wahyu ; Tuhan telah menjanjikan waktu dhuha untukmu!
Kalimatnya mendengung ditelingaku , memberikan ketenangan.
Malam-malam aku terbangun, mendatangi pemilik jiwaku. Aku meraba-raba dalam kegelapan mencari sebuah jalan keluar rahasia dari sebuah lorong sempit yang angker. Aku menyandarkan semua kegelisanku padaNya. Berdoa untuk bisa memahami segala ketetapan yang Ia berikan. Sejenak kemudian aku tertidur dalam damai hingga waktu subuh.
Sebuah sapaan hangat membangunkanku, cahayanya menyentuh bagian terpenting dari semua panca indra yang aku miliki. Dan akupun tersenyum menyambut kedatangan waktu Dhuha yang telah Tuhan janjikan.
“Wad dhuha .. Wa laili idza sadja”
Demi waktu Dhuha .. Dan demi malam apabila telah sunyi
Menghadapi masalah itu seperti berada di gelapnya malam, udaranya sangat dingin menusuk, dan kita akan merasakan kesepian dan ketakutan yang teramat. Yang harus kita yakini hanya satu , bahwa - setelah malam yang gelap akan datang pagi yang cerah .. yang membawa sinar matahari yang indah dan menghangatkan –
Karena setiap permasalahan pasti ada jalan keluar !
Jadi .. Kembalikan saja semuanya pada pemilik segala takdir !!
- Erika Amme –
Haruka, 3-year old Japanese girl reciting Quran
MashaAllah! とても上手ですね!かわいい女の子!