PELANGI UKHUWAH Ya pelangi ukhuwah, begitulah kalo boleh aku menyebutnya. Dalam pelangi ada banyak warna, ada banyak biasan cahaya. Seperti kita ada banyak rupa, tak sama, bahkan berbeda rasa. Pelangi ukhuwah, begitulah klo boleh aku menyebut kita. Datang dari cerita yang berbeda, cara dan proses yang tak sama. Dan hingga akhirnya kita bertemu pada lengkungan yang sama, menjadi satu dalam tekad yang sama dan impian yang sama. Lebih kurang 4 tahun kita mengukir pelangi, dengan cara kita masing-masing. Ada si koleris yang selalu benar sendiri sehingga tak sadar ada melankolis yang merasa tersakiti sebab ia terlalu mendalami segalanya, meskipun begitu selalu ada si plagmatis yang selalu berusaha membuat semuanya tenang, selain itu semua akan terasa indah dilengkapi oleh si sanguinis yang selalu ingin jadi pusat perhatian dengan setiap lelucon yang dibuatnya. Karena itulah kita berhasil mengukir indahnya pelangi hingga saat ini. Pelangi ukhuwah, begitulah jika boleh aku menyebut kita. Pelangi datang setelah hujan tiba dan akan hilang jika telah datang masanya. Bagiku kalian bagaikan pelangi setelah hujanku, dan aku tau aku akan kehilangan pelangiku. Tapi tidak, tidak untuk selamanya, pelangiku akan datang lagi, lagi dan lagi. Kalian pelangi ukhuwah bersamaku, mungkin sekarang akan tiba masanya pelangi itu mulai hilang, namun aku sangat tau "kita" pelangi ukhuwah akan kembali membentuk lenkungan cantik yang sama2 kita rindukan. Kita pelangi ukhuwah tak selamanya akan menghilang, kita akan kembali mengukir pelangi di masa depan nanti. #afwan teman tag ngak penting, efek pelangi yang sudah hilang satu-persatu, selamat mengejar impian, selamat mengejar masa depan. Aku berharap kita akan terus ukhuwah. mengukir pelangi ukhuwah