Ada beberapa hal yang melatarbelakangi wanita tidak ingin dipoligami;
Pertama, mereka selalu memposisikan dirinya sebagai istri pertama. Tidak mau diduakan, dan tidak mau dimadu katanya. Padahal, bisa jadi justru kamu yang nantinya akan menjadi istri kedua, ketiga, atau keempat. Who knows yakan? dan ini juga namanya poligami.
Sekarang kamu bisa saja bilang "Ah saya gak maulah jadi yang kedua, ketiga, atau keempat" Tapi ya balik lagi, who knows? kedepannya akan seperti apa kita tidak pernah tau.
Kedua, mereka menilai poligami dari pengalaman orang-orang, bukan dari Al-qur'an dan sunnah. Hanya sekedar membaca dan mendengar kisah orang-orang yang gagal dalam poligami, lalu berkesimpulan bahwa poligami itu tidak baik dan hanya akan menyakiti hati perempuan. Padahal, andaikan mereka mau mengkaji lebih dalam tentang poligami, maka akan mereka temui hikmah dan keutamaan-keutamaannya.
Ketiga, kecintaannya terhadap suami melebihi cintanya kepada Allaah. Apakah kalian tau? bahwa adanya rasa takut kehilangan adalah pertanda bahwa kita meletakkan Allaah dinomor yang kesekian. Bagi mereka yang menjadikan Allaah sebagai prioritas mereka paham betul bahwa di dunia ini, mereka hanya saling dititipi bukan saling memiliki.
Mari memuhasabah diri. Masih banyak ilmu yang harus dipelajari. Jika nanti kamu ditanya apakah kamu mau dipoligami? Jangan buru-buru menjawab "Tidak".
"Poligami adalah bagian dari syariat. Saya boleh menolak tindakannya tapi saya harus menerima syariatnya. Dan jika nanti saya benar-benar dihadapkan pada persoalan ini, semoga Allah kuatkan hati saya untuk menerima. Dan jika terpaksa saya harus menolak, semoga Allah tetap meridhoi saya."