Faidza faraghta fanshab?
Postpartum era, sebutannya. Zaman ketika lepas berjihad dan masuk ke arena juang lainnya. Satu bagian dari zaman ini elok sekali untuk dikulik.
Kini jika tanya sampai padaku, 'Bagaimana cara membunuh kebiasaan menunda?' salah satu opsi jawaban yang tak ragu aku berikan ialah, 'going to postpartum era, umma..!'
Bila dahulu alokasi waktu belajar telah tertulis "2 jam", tak jarang untuk memulai gerak pada satu jam pertama akan sulit sekali. Tak sedikit jadinya, setelah tersisa satu jam saja baru ada hati yang terpantik. Boncos juga kan, 1 jam terbuang sia-sia hanya untuk memaksa diri pada kebaikan yang sudah jelas adanya.
Andai pun telah terpampang list to do today, simak ucapan fatimah pada fatimah ini, "ah bisa di nanti-nanti saja lah, toh hari masih panjang dan kali ini jadwalnya bisa sesuka hati aku otak atik sebab tiada insan yang terikat padanya."
Maka berakhir apa kisah ini? boncos, lagi dan lagi. Alokasi waktu kerap dikorupsi hawa sendiri, hingga tersisa sesal di akhir hari karena buang-buang usia lagi. haha. sampai kapan, sampai kapan akan begini~
And these days, this human get beautiful tarbiyah from her God untuk mengamalkan ayat indah-Nya:
فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ Apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan/kebaikan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain)
Kata sambung antara dua kata kerjanya menggunakan ف, terhimpun makna 'bergegas' disana, seakan artinya: jika telah selesai pada satu amal, bergegas berpindah pada satu amal yang lain.
Lihat, bagaimana ar Rahman memaksa hamba-Nya goin' into the best ver of Her!
Selepas al Abd tidur, kepalaku kini terlatih berputar: oke, tadi 2 jam kita telah habis membersamai al Abd untuk terlelapnya dia, sekarang to do list apa yang bisa dituntaskan? dalam waktu 30 menit? atau mungkin 2 jam? atau mungkin juga, dia hanya akan terlelap 15 menit? atau lebih singkat lagi? ayo putuskan sebelum akhirnya kita kembali memandang mata bundarnya dan mencari tahu atas alasan apa kali ini ia memanggil Ibuna dengan penuh cinta?
Dan selepasnya terbitlah kegiatan lari-lari tuntaskan itu dan ini mumpung al Abd sedang tertidur. haha, meski tak jarang dari berbagai opsi amal aku memilih tidur saja, demi menambal tidur semalam yang rombeng-rombeng itu.
Betul kata bunda-bunda hebat di semua kanal, selepas dihadiahi ayat indah Allah yang satu ini, sulit sekali rasanya mencari waktu sendiri, aih apalagi bila waktu sendiri itu dahulunya biasa aku isi dengan amal tak bermakna dan sulit hisabnya.
Fa alhamdulillah, bein' a new ibuna, Allah kembali mendidik hamba-Nya untuk bertanggung jawab atas ayat yang mudah diingat itu.
Maka al Abd, ingatlah. ar Rahman ialah Zat Yang paling ingin menjadikanmu the best version of you. So enjoy His tarbiyah now and then, kiddos.









