Lubuk Bonta, 18/12/12025.
Tim Printis UIIM (Universitas Islam Internasional Minangkabau) berdasarkan kesepakatan sebelumnya berkunjung ke Pensatren Al-Hidayah Lubuk Bonta Padang Pariaman.
Agenda ini merupakan komitmen secara hybrid Tim Perintis dengan pembina dan pengurus Yayasan Al-Hidayah untuk kerjasama mendirikan UIIM.
Langkah itu telah dimulai dengan kunjungan langsung Tim Perintis ke Pesantren Al-Hidayah yang mempunyai Raudhatul Athfal, Ibtidaiyah, dan Madrasah Tsanawiyah di Lubuk Bonta Padang Pariaman.
Lembaga pendidikan Islam kewiraswastaan yang sudah dirintis oleh Rusydi Malik putra Buya Malik Ahmad, tokoh besar Muhammadiyah Minangkabau sezaman AR Sutan Mansyur dan Buya HAMKA pada abad pertama Muhammadiyah di Minangkabau.
Yayasan Al Hidayah sekarang Dipimpin Ketua Pembina Drs. H. Mummad Goodwill Zubir serta beberapa pengurus di antaranya Drs. H. Hermen Bustaman, Akt dan H. Sony Bustaman, SH.
Sementara Tim Perintis hadir terdiri atas Prof Dr H Saifullah, MA, Hermen Bustaman dan Sony Bustaman, Dr. Mursal Sawaun, Dr. Sarmida Hanum, Firdaus Jalil, SE.
Mereka didukung oleh yang tak bisa hadir ke Lubuk Bonta saat itu, Prof Dr H. Eka Putra Warman, MA, Dr. Yulizal Yunus, M.Si, Dt Rajo Bagindo, Prof. Dr. H. Novirman Jamarun, Dr. H. Shofwan Karim, MA, Guru Besar dari Malaysia Prof. Dr. H. Dato' Jamil Osman dan Prof. Dr. H . Shaya'a Othman.
Saat ini institusi pendidikan Islam yang terletak di kawasan strategis bersentuhan dengan Toll Padang-Sicincin itu membranding tagline Pondok Pesantren Kwiraswastaan Al Hidayah Lubuk Bonta. Bagaimana tindak lanjut jalan untuk mendirikan UIIM ini, akan dilihat pada waktu singkat berikutnya.