Kadang kita merasa santai meninggalkan ibadah-ibadah. Merasa bisa melewatkan salat malam, sunah rawatib, atau tilawah Al-Quran.
Kita pun sering membenarkan diri saat terlena tak melakukan apapun, "santai dulu lah, satu film lagi,". Padahal, saat itulah kita sedang "tidak berfungsi" sebagai manusia.
Kita sedang menyia-nyiakan sebaik-baik penciptaan Allah. Seluruh tubuh kita, otak, sistem saraf, pernapasan, pencernaan, otot, indera, tulang rangka, semua sudah bersatu padu agar kita mampu berfungsi: beribadah dan mengatur dunia. Namun, apa yang justru kita lakukan?
Allah sudah menyiapkan bekal Al-Quran agar jiwa kita terhubung ke langit. Menjadi manusia mulia, dengan misi paripurna. Manusia yang karena peran dan fungsinya, Allah perintahkan Malaikat dan Iblis bersujud. Namun, kita malah mematikan jiwa itu, memutus koneksinya ke langit, mengotorinya dengan hal-hal buruk nan sia-sia.
Astagfirullah, astagfirullah... :((