Siapa bilang pindah itu mudah? Dari awal ditugaskan di Jakarta, saya sudah berniat untuk tinggal di Jakarta selama 5 tahun saja, sesuai batas minimal mengajukan mutasi. Lima tahun yang saya rasa sangat lama, lima tahun yang saya tunggu dengan tidak sabar. -- Dan ketika lima tahun itu datang, saya segera mengajukan proses mutasi. Pertamanya sedikit takut dan ragu, karena mendengar banyak selentingan yang menyebutkan kalau proses mutasi itu tidak mudah dan melelahkan. -- Bismillah dan lahaula, saya ikuti proses mutasi satu persatu. Alhamdulillah dan Qodarullah, proses mutasi saya ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Mengajukan bulan Februari, SK Alih Tugas ditandatangan tertanggal 1 Juni, ya sekitar kurang lebih 5 bulan saja prosesnya. -- Justru proses cukup berat saya rasakan ketika SK Alih Tugas sudah di tangan. Pertama: pamit di tempat kerja lama. Ini bukan proses mudah, walaupun saya tidak pernah menikmati pekerjaan saya selama lima tahun dan selalu berpikir untuk pindah, tapi harus saya akui kalau saya dikelilingi banyak orang hebat. Atasan luar biasa yang begitu sabar menghadapi segala argumen dan kecerewetan saya serta para sejawat hebat yang telah memberikan banyak ilmu dan pengalaman untuk saya. Ah, tidak mudah pamit pada mereka. Banyak kesan baik yang telah mereka tinggalkan. -- Kedua: Proses adaptasi di tempat kerja baru, ini juga proses yang tidak mudah. Beda tempat beda kebiasaan, beda pula pekerjaan yang harus saya tangani. Saya jadi anak baru lagi, bertanya ini, bertanya itu. Bertemu dengan orang baru, mempelajari adat istiadat baru, hingga mencoba mengenal karakter atasan baru. Bagi seorang introvert seperti saya, proses adaptasi di tempat baru bukan hal mudah. -- Dua proses yang harus saya jalani, karena memang sudah menjadi resiko dari pilihan yang saya ambil. Bukankah tiap-tiap pilihan pasti punya resikonya masing-masing? -- #tulisanpagi #mutasi #alihtugas #introvert #menulis #pindah #pns #asn #kementerian #pemda https://www.instagram.com/p/B0XE7VLAOFD/?igshid=i5llc2xbcfgx







