Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi memicu lonjakan beban subsidi energi negara pada 2026. Pengamat energi menilai depresiasi rupiah hingga menyentuh Rp17.500 per dolar AS dapat membuat subsidi BBM dan listrik membengkak 15–20 persen di atas pagu APBN, terutama akibat mahalnya impor minyak, LPG, serta biaya produksi energi nasional. #Rupiah #DolarAS #SubsidiEnergi #APBN2026 #HargaBBM #Pertamina #PLN #EkonomiIndonesia #NilaiTukarRupiah #HargaMinyakDunia #SelatHormuz #EnergiNasional #Inflasi #KeuanganNegara #BeritaEkonomi










