ketika kerinduan bertemu realita..
memang bukan waktu yang tepat untuk mengenangmu. mengenang kita, mengenang dia. tetapi asaku melayang pada lembaran-lembaran kenangan. terbayang malam itu. walaupun hanya diterangi oleh bulan. tetapi kebersamaan kita mampu membuatku mencandu. walaupun hanya diterangi oleh bulan. hamparan sawah hijau, batang padi melambai-lambai tetap terlihat. terpaan angin malam menabrakkan dirinya pada wajahku. sesekali suara jangkrik menyelingi diskusi dalam bisik kita.
akankah aku merasakannya kembali? mengulang seluruh peristiwa sama persis. aku mau dengan tanah yang sama, udara yang sama, awan yang sama, matahari yang sama saat kita bersama.
walaupun aku begitu merindukan saat-saat itu, aku tahu aku tak akan bisa merasakannya kembali. walaupun aku pergi ke sawah yang sama, danau yang sama, rumah yang sama. tetapi mungkin yang ada hanyalah sepi dan kunang-kunang yang dulu. tidak ada kamu. tidak ada dia. tidak ada kalian.
hanya satu harapku. semoga kita bertemu di jannah-Nya, untuk mengulang masa-masa itu.
-krsk-















