Hotabis.com - Usia 31 tahun bukanlah waktu yang sebentar bagi eksistensi sebuah band. Namun, Slank berhasil membuktikan dengan prestasi gemilang di usia 31. Hengkangnya tiga personel seperti Pay, Indra Kadarsih dan Bongki, tidak membuat Slank tenggelam. Namun, setelah bongkar pasang personel, Slank justru mendapat beberapa penghargaan dari hasil karyanya. "Penghargaan FIPO. Kita dapat penghargaan internsional atas kreativitasnya. Slank 30 tahun lebih dari 20 album kita selalu independen, meski industri jatuh bangun. Ini penyemangat sih," kata Bimbim, saat di temui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa 25 November 2014 malam. Beberapa konser pun sudah mereka lakukan. Bahkan, mereka akan kembali menggelar konser kembali di akhir tahun ini. "Insya Allah ada. Tapi lebih ke konser rakyat. Sama aja kayak di panggung," tandas Bimbim. Tak hanya mengelar Konser, Menjelang ulang tahun yang ke-31, Slank akan menggelar drama sinema wayang yang memadukan aksi panggung, film dan musik orkestrasi. Tentu saja aksi ini akan menggebrak panggung musik Indonesia dengan judul Jakarta Pagi Ini : A Slank Musikal pada tanggal 18-20 Desember di Ciputra Artpreneur Theater Jakarta. Aksi teater garapan Mirwan Suwarso itu menceritakan kisah cinta segitiga. Drama sinema juga menguji kemampuan musikalitas Ariyo Wahab, Aimee Saras, Maruli Tampubolon, Aqi Alexa, Michael Jakarimilena. "Karena kami ingin buat sesuatu yang lebih jadi persiapannya lebih panjang, biasanya tiga minggu, kali ini lima minggu. Lebih berat dan panggungnya lebih besar," papar Mirwan saat dijumpai di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2014). Teater ini juga melibatkan para Slanker untuk ikut serta. Mirwan juga menggelar audisi di beberapa provinsi di Indonesia. "Kita bikin audisi terbuka, banyak Slankers yang datang, kami pilih yang dari Papua dan satu lagi dari Jakarta sih. Nanti kami juga buka audisi lewat online," tambahnya. http://dlvr.it/7ddsR5