. . #3 . . //SEPATU// . Ada satu kejadian yang membuatku terus berpikir betapa Allah Sang Maha Baik. Gambar ini adalah gambar sepatu yang aku gunakan saat flashmob di Kecamatan Taman. . "Hujan gak ya? " tanyaku pada ia, teman berjuang. Aku serahkan jas hujan padanya, dan ia lalu memasukannya pada jok motor. Kira-kira sepersepuluh perjalanan, rintik hujan mulai turun, berangsur-angsur membesar.. . "Mau pakai jasnya ndak?" Aku berpikir sebentar, lalu mengiyakan. Akhirnya kami berhenti.. Setelah memakai jas, betul juga perkiraan, hujan semakin deras hingga rokku dan sepatu menjadi basah, karena jas hanya melindungi baju bagian atas. Saat itulah aku mulai khawatir, bukan dengan diri, melainkan dengan teman2 yang berada di barisan depan, telah siap melaksanakan flashmob. Aku saat itu berpikir, sangat mustahil hujan ini hujan lokal, karena lumayan deras dan sepanjang perjalanan masih terus hujan. Sekitar empat kilo kami berjalan, aku sempat berdoa. "Yaa Rabb bukannya aku tidak menyukai segala rahmat yang engkau turunkan karena hujan ini, tapi lancarkan kegiatan kami sore ini dan menangkan, yaa Allah". Gumamku dalam hati, tetapi tidak yakin. Setelah mendekat ke TKP, aku dan temanku terheran-heran karena di daerah sana kering, bahkan terlihat ada batas hujan di perbatasan desa. . "Ini karena kita banyak dosa, apa karena doa orang2 salih disini ya? Kok kita basah sendiri" Kataku sambil tertawa dan merapikan baju. Ternyata, menurut temanku yang sudah di TKP sedari tadi, memang awalnya gerimis deras, namun ternyata awan berpindah, hingga rintik hujan mengurungkan niatnya untuk jatuh, kering. Aku yakin, semua ini ada hikmahnya,, . Jadi, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan? . . #arumangger #yuknulis https://www.instagram.com/p/BvySEQ6l308/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1fjmb6kjtvtgn












