Perjuangan Seorang Mualaf Merintis Usaha Ayam Suwer Cap Sayang | Khatarine Paula
Pemilik brand Ayam Suwer Cap Sayang ini bernama Khaterine Paula. Didampingi putri pertamanya yang menggemaskan Alya, ia berbagi kisah bagaimana beratnya memperjuangkan bisnis yang sedang dijalaninya saat ini.
Telah banyak jenis usaha telah dicoba sebelumnya, salah satunya yakni membuka kafe. Sayangnya, ketika pandemi bisnisnya tak mampu bertahan sehingga keuangan kafenya pun mengalami penurunan hingga menjual perabotan kafe dan tidak bisa membayar gaji karyawan. Dengan berat hati ia pun memutuskan untuk menutup usaha kafenya tersebut.
Ditengah ujian memikirkan nasib bisnisnya, ia mulai teringat dengan usaha rumahan makanan cepat saji ayam suwir yang pernah ditekuninya beberapa waktu sebelumnya. Dibantu suaminya, ia pun fokus memulai dari awal usaha ayam suwirnya tersebut. Rupanya perkembangan bisnis yang bermodal dari hasil penjualan perabot kafenya itu mengalami perkembangan yang baik. Selama kurang lebih 1 tahun, pemasaran Ayam Suwer Cap Sayang semakin meluas hingga memiliki banyak reseller dari berbagai daerah.
Untuk saat ini managemen dan distribusi Ayam Suwer Cap Sayang berpusat di kota Surabaya, Jawa Timur. Sedangkan untuk lokasi produksi dan store offline-nya bisa dikunjungi di Jl. Pahlawan Nomor 97, Kedungwaru, Kab Tulungagung, Jawa Timur.
Saat ini brand Cap Sayang yang awalnya hanya menjual produk ayam suwir siap santap dengan 2 varian yaitu original dan pedas, kini bertambah varian baru yaitu super pedas. Tak hanya itu, bisnis ayam suwir instan non-MSG dan tanpa bahan pengawet ini juga merambah ke produk sambal. Melalui usaha ini, Bu Paula berharap bisnisnya dapat semakin berkembang bukan hanya menjadi home industry, tapi memiliki rumah produksi sendiri sehingga bisa lebih mensejahterakan karyawannya dan membuka lapangan pekerjaan seluasnya.
Instagram: https://www.instagram.com/capsayang/
Opini Brand oleh Andi Agung Dwitama













