DOWNLOAD NOW!!! Kenali Apa Saja Resiko Duduk Terlalu Lama Bagi Kesehatan – cs.lekasehat.com
resiko duduk terlalu lama di depan komputer,akibat duduk terlalu lama,akibat sering duduk terlalu lama,resiko kerja duduk terlalu lama,dampak kebanyakan duduk,apa yang terjadi jika duduk terlalu lama,dampak duduk terlalu lama,apa akibat dari duduk terlalu lama,bahaya duduk terlalu lama,efek duduk terlalu lama
Di musim pandemi saat ini, aktifitas berbasis daring menjadi suatu kebutuhan. Dengan semakin berkembangnya fasilitas teknologi membuat seseorang mudah untuk bertemu hanya dengan duduk manis didepan laptop atau komputer. Namun apakah anda sadar, berapa lama anda duduk seharian ? kalau dihitung-hitung waktu yang kita gunakan hanya untuk duduk bisa sampai 10 jam. Duduk terlalu lama berjam-jam memiliki efek buruk loh bagi kesehatan.
Studi oleh American Cancer Society menemukan bahwa terdapat hubungan antara lama waktu duduk dengan risiko kematian dari semua penyebab. Studi sebelumnya mengaitkan efek terlalu lama duduk dapat berisiko terjadinya kanker, penyakit jantung, penyakit pembuluh darah dan lain sebagainya. Aalasan utama terjadinya penyakit tersebut karena berkurangnya gerakan aktif tubuh sehingga kinerja antioksidan tubuh menjadi berkurang.
Risiko Duduk Terlalu Lama
1. Nyeri otot atau atrofi otot
Duduk terlalu lama bisa mengakibatkan otot punggung, bahu, dan pinggul bekerja lebih sering sehingga menjadi kaku, pegal, dan nyeri. Nyeri akan bertambah parah dan lebih cepat datang jika anda duduk dengan postur yang tidak tepat seperti duduk terlalu bungkuk atau posisi miring.
Di lain sisi, kaki dan bokong yang jadi jarang digerakkan bisa mengalami atrofi otot, sehingga otot-otot tersebut menjadi lemah. Risikonya, anda akan rentan mengalami jatuh dan cedera.
2. Sakit Pnggang
Selain pada otot, duduk terlalu lama juga dapat menambahkan tekanan berlebih pada tulang belakang, utamanya di bagian pinggang. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya hernia nukleus pulposus atau sering disebut saraf kejepit yang dapat menyebabkan nyeri kronis.
3. Obesitas
Terlalu banyak duduk juga dapat meningkatkan risiko overweight atau obesitas. Terlalu banyak duduk dapat memicu anda untuk makan lebih dan lebih lagi sehingga secara tidak sadar berat badan akan naik. Apalagi jika makan berlebihan tidak diimbangi dengan aktivitas fisik dan olahraga teratur. Lemak akan tertimbun dalam tubuh dan menyebabkan kegemukan. Obesitas memiliki risiko seseorang untuk mengalami diabetes melitus tipe 2.
4. Deep vein thrombosis (DVT)
Terlalu lama duduk juga bisa menyebabkan deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam, ialah penggumpalan darah pada pembuluh darah vena bagian dalam, umumnya pada area tungkai.
Kondisi ini dapat mengakibatkan bengkak dan nyeri pada kaki. Jika dibiarkan DVT bisa berdampak serius, karena gumpalan darah bisa terlepas, mengalir ke paru-paru, kemudian menyebabkan emboli paru. Keadaan ini dapat menyebabkan gagal napas dan kematian.
Web : http://cs.lekasehat.com App : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.lekasehat.user Customer Care: Lesi +62 812-1552-1734











