3 Bentuk Trauma yang bisa Timbul Imbas dari kekerasan seksual menurut psikologi – cs.lekasehat.com
Pelecehan seksual umumnya mengarah kepada serangkaian perilaku yang dapat melibatkan kontak atau perilaku seksual yang tidak diinginkan atau tanpa persetujuan. Beberapa peristiwa yang termasuk dalam kategori kekerasan seksual adalah pemerkosaan dan percobaan pemerkosaan, mencapai sentuhan seksual yang terjadi dengan adanya paksaan dari satu pihak.
Seseorang yang menapati kekerasan seksual dapat merasakan banyak dampak buruk yang berimbas pada kehidupannya, bahkan menghasilkan trauma. Bila kamu pernah mengalaminya, ada bagusnya untuk tetap memperhatikan tiap perubahan yang terjadi di dalam pikiran atau perilaku. Hal itu dapat sangat berimbas pada kemampuan kamu untuk bekerja dengan normal. Di bawah ini merupakan sejumlah trauma pasca kekerasan seksual yang dapat terjadi:
- PTSD
Post-traumatic Stress Disorder (PTSD). Hal ini bisa menagkibatkan orang tersebut mengalami rasa takut, marah, bersalah, cemas, hingga sedih.
- Trauma Fisik
Sebagai contohnya, seorang wanita yang pernah mendapatkan pemerkosaan memiliki sejumlah trauma fisik, seperti: Radang sendi, Nyeri Panggul Kronis, Masalah Pencernaan, Kejang non-epilepsi.
- Dampak Buruk pada Perilaku
Kekerasan seksual juga bisa berimbas pada perilaku seseorang. Orang tersebut bisa saja melakukan perilaku seksual yang tidak sehat, seperti tidak menggunakan pengaman atau memiliki lebih banyak pasangan seksual. Di samping itu, sebagai langkah untuk mengatasi rasa trauma yang kambuh, pengidapnya dapat melukai diri sendiri atau meminum obat-obatan.
Untuk melihat-lihat artikel lainnya, anda bisa kunjungi langsung ke https://cs.lekasehat.com/
Atau jika ingin berbicara langsung dengan dokter, bisa download aplikasinya di:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.lekasehat.user
Contact person: +62 812-1552-7934 (whatsapp)













