Yang dimaksud dengan baja ringan yaitu kualitas baja yang tinggi dan ringan namun memiliki kekuatan yang besar sebagaimana baja umumnya. Baja ringan dikelompokkan menjadi beberapa macam berdasarkan Nilai tegangan tarik. Dan kekuatan tegangan tarik baja ringan didasarkan pada fungsi dari baja ringan tersebut.
Sebagai contoh untuk produk structural seperti rangka atap baja ringan menggunakan baja ringan dengan tegangan tarik tinggi (G55). Karena tingkat kualitas dan kuat tarik tinggi, tidak heran baja ringan lebih tipis dan ringan dibandingkan baja konvensional.
Baja G550 bisa diartikan sebagai baja yang mempunyai tarik 550 Mpa (Mega Pascal). Meskipun lebih ringan dan tipis dari baja konvensional, dengan kuat tarik sebesar 550 Mpa, baja ringan dapat dijadikan andalan untuk menopang beban struktur bangunan.
Bagaimana dengan ketebalan baja ringan?
Ketebalan yang lebih kecil dibanding dengan baja konvensional dengan tujuan untuk mengurangi beban struktur bangunan. Kuda-kuda baja ringan mempunyai ketebalan antara 0,45 - 1,00 mm. Berbeda dengan kolom yang akan menopang beban yang lebih besar, ketebalannya kisaran antara 1,00 - 2,00 mm (profil C).
Karena baja tersusun dari besi dan karbon (Fe dan C), maka baja ringan perlu dilapisi anti karat.
Call : 022-20663394 SMS/WA/TELEGRAM:08112049113/08112049112 Instagram: Pabrikbaja Facebook : Pabrik Baja Indonesia


















