Masa berume... Dalam kepercayaan adat sebelum kejurun menentukan tanggal bercocok tanam sebagian masyarakat biasanya mengadakan upacara adat seperti kenduri untuk mendapatkan berkah dari Allah SWT yang biasanya disertai pembakaran kemenyan, pembuatan berupa apam, berih, pulut dll, tujuannya adalah agar panen ditahun ini meningkat dan terbebas dari hama tikus, wereng, manuk tumpit (sejenis burung pipit). Hal ini berkaitan dengan cara bercocok tanam (bersawah) yang dilakuakb masyarakat secara tradisional dengan menggunakan cangkul, bajak kayu dan kerbau, sapi atau kuda. Secara bersama-sama atau be-jamu / mujamu. Hal ini telah berlangsung turun temurun. Adat dan agama ibarat dua sis matauang yang sama, dari kasus diatas. Adat dan agama adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam masyarakat khusunya masyarakat gayo. Dalam konteks agama Rosulullah tidak pernah mempraktekan hal yang demikian ketika hendak bercocok tanam untuk mendapatkan berkah dari Allah SWT. Tetapi dari konteks adat hal ini telah berlangsung secara turun menurun. Dimana seperti yang telah dijelaskan tadi bahwa agama dan adat adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Kenduri sebelum berume ini banyak berselisih pendapat, terlepas dari polemik boleh atau tidaknya kenduri tersebut bahwa adat adalah bersumber dari agama. #indonesia #aceh #gayo #acehtengah #gayolues #benermeriah #acehtenggara #takengon #blangkejeren #kutacane #adat #bertani #wisatagayo #ilovegayo #etnisgayo #custom #nature #naturephotography #instanusantara #instagram #instagood #instafit #instagramhub #indonesia_photography #sawah #farm #green #acehflashlight @photographeraceh @acehflashlight @natgeo_aceh @fotoaceh @wisataaceh @ilovegayo @ragamgayountukdunia9918 @etnisgayo @wisata_gayo @lensa.gayo @potretgayo @explore_gayo @exploregayo @explore_gayo @canon.indonesia @indonesia_photography @instagram @instanusantara @pesonaalamgayo #landscape (di Blangkejeren)















