Siulan Pertama
“Nyuwun orek tempe bu ?” Kemudian perempuan itu menjawab, “pinten pak ? tigang ewu cekap mboten ?” Aku mengangguk saja, tanda setuju. Kemudian berturut aku katakan, “ati tigo, tempe balok ipun sekawan, sayur kacang panjang sekedik mawon.” Perempuan didepanku mengikuti apa yang diperintah. Aku layaknya seorang yang sangat berkuasa. Cukup dengan menunjuk, maka sayur dan lauk pau pun berpindah…
View On WordPress











