#tulisanpekanlalu 534 halaman Andrea Hirata mengemas baik pada buku Laskar Pelangi. butuh waktu kurang lebih 3 bulan aku menyicil dan melunasi hingga halaman terakhir. butuh waktu kurang lebih 2 jam melihat versi cerita pada 534 halaman pada layar visual film 'Laskar Pelangi'. terlalu lambat membaca buku yang sudah terbit pada tahun 2005 lalu, dan telalu kuno menonton film terfenomenal yang sudah dirilis pada tahun 2008 lalu, tepatnya 26 september. namun, seperti kebanyakan orang bijak berkata 'Tidak ada kata terlambat untuk belajar'. Nah, disini, aku membiasakan belajar dari kebiasaan membaca sebelum melihat hasil instan dengan bentuk yang lebih mudah, yaitu melihat film dari referensi sumber buku. Laskar Pelangi adalah keingin tahuan aku membaca untuk kedua kalinya sebelum Perahu Kertas. Membaca bukunya terlebih dahulu ternyata lebih baik sebelum menonton hasil filmnya, sensasi imajinasi ketika membaca terlihat berbeda dari visual yang dihasilkan. dimana sang tokoh lebih dijelaskan secara detail, suasana hati, fikiran, lingkungan bahkan ketika kita membaca, imajinasi kita dibuat sedang berada ditempat tersebut. belitong, tempat nan indah, laskar pelangi kumpulan orang jenius dari ekonomi yg sangat buruk. kucari dirimu pada 'Sang Pemimpi', untuk tau bagaimana visual selanjutnya pada Laskar Pelangi 2 . #adayangpunya #bolehpinjem 😆😆😆











