Tebu Rawa "Amumpin" . Pertama kali yang terlintas saat Mama Katarina meminta saya untuk mencobanya adalah tebu yang berserat dengan cairan manis di dalamnya saat dikunyah dan kebetulan hidup di rawa hehehe. Ternyata saya salah kaprah pemirsaH 😂😜 batang tebu rawa yang masih muda ini memiliki banyak pelepah, lalu dikupas oleh Mama Theresia hingga menyisakan bagian dalam yang putih dengan tekstur seperti gabus. Rasanya...hmmm dominan tawar dengan after taste yang unik semacam rasa getar getir getah tanaman yang membuat pengecapku sedikit mati rasa 😉 waktu itu saya makan tebu rawa bersama kecap manis untuk mengimbangi dan menambah rasa, juga ditemani si kecil Maria 😚 kata mama sih tebu rawa ini rasanya macam-macam, ada yang manis ada juga yang tawar. Tanaman rawa ini masih membuatku penasaran dengan habitus dan nama ilmiahnya, begitu unik dan menambah lagi khazanah panganan lokal bagi masyarakat Suku Asmat 😁 . #TebuRawa #PangananLokal #Locavore #BotaniPraktis #SukuAsmat #PanganLokal #HariPangan #PetualangRasa #Foodie #RawFood #KampungYepem #Agats #Asmat (di Agats, Papua, Indonesia) https://www.instagram.com/p/Boa4c_RALBL/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1ive7mzf87kst












