Budi Ros adalah seorang storyteller sejati, baik melalui seni peran maupun lewat tulisan. Akting-aktingnya di atas panggung Teater Koma dan Wayang Tavip membuktikan hal yang pertama, sedang 27 lakon monolog dalam buku ini membuktikan yang kedua. Sebagai penulis lakon sekaligus storyteller, ia sangat percaya dengan kekuatan cerita, mafhum akan daya hadir narasi. Monolog-monolognya sangat lempeng dengan cerita, mulai dari tema intrik politik, korupsi, problem sosial, lingkungan hidup, isu keluarga, desa-kota, hingga asmara. Monolog-monolog ini tidak cerewet dengan teks petunjuk pemanggungan. Aksi bagi Budi Ros adalah perwujudan dari narasi; dan aksi adalah urusan pemeran, sedang naskah lakon adalah penyuplai cerita beserta kekuatannya. Buku ini hadir spesial dengan pengantar dari N. Riantiarno serta dilengkapi dengan desain skenografi (karya Idries Pulungan) untuk setiap lakon monolog. Budi Ros, Lugu Kayu Bakar: 27 Monolog, Yogyakarta, Kalabuku, Jan 2022, xiv+296 hlm, Hitam putih: 85.000 Warna: 100.000 #BudiRos #LuguKatuBakar #Monolog #NaskahTeater #Kalabuku #KatalogJBS (di Jual Buku Sastra-JBS) https://www.instagram.com/p/CajgTDfhzfa/?utm_medium=tumblr











