Apakah Islam Alergi Sosialisme ?
Sebenarnya saya heran dengan orang islam yang alergi paham-paham seperti sosialisme, marxisme, komunisme. Sedangkan saat ditanya apasih sosialisme itu? Mereka juga tidak paham betul. Trauma sejarah akan masa lalu ditambah doktrin orba tentang paham kiri yang salah, masih melekat dalam perspektif masyarakat kita. Hal ini diperparah dengan kasus razia buku-buku kiri yang pernah terjadi.
Dalam batin saya bertanya, apakah benar islam itu anti paham kiri ? Kemudian saya dipertemukan dengan buku "Muhammad SAW & karl Marx Tentang Masyarakat Tanpa Kelas" Karya Munir Che Anam.
Buku ini menjelaskan tentang pandangan seorang nabi Muhammad dan Karl Marx tentang masyarakat tanpa kelas. Ada banyak kesamaan sosialisme dengan ajaran islam, bahkan islam lebih dulu menerapkan sosialisme sebelum jamannya Karl Marx.
Persoalan yang timbul antara Nabi Muhammad SAW dan elite Makkah sebenarnya bukan hanya persoalan keyakinan agama, namun lebih, yakni bersumber pada ketakutan terhadap konsekuensi sosial ekonomi dari doktrin Muhammad SAW yang melawan segala bentuk dominasi ekonomi, pemusatan dan monopoli harta, penimbunan dan pemborosan. Dalam hal kepemilikan bersama juga diatur dalam islam, Nabi Muhammad SAW menyuarakan kepemilikan bersama (Public Ownership).
Diriwayatkan oleh Ibnu 'Abbas bahwa Rasulullah bersabda : "Umma Islam berserikat dalam tiga hal, yakni air, makanan ternak, dan api. Memungut bayaran untuk itu adalah haram hukumnya. " Abu Sa'id mengatakan : "Yang dimaksud dengan air adalah air yang mengalir".
Hadits nabi tersebut merupakan penjelasan akan hak kepemilikan umum dan tidak boleh dimiliki oleh seseorang namun setiap orang berhak untuk mengambil manfaat dari hak milik umum tersebut. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Nabi Muhammad SAW telah berusaha membangun sebuah tatanan sosial yang egaliter dimana alat-alat produksi dikuasai umum dan dapat dimanfaatkan semua orang secara kolektif.
Islam juga mewajibkan untuk memenuhi hak-hak para pekerja. Nabi Muhammad SAW dalam sabda beliau : "Berikanlah upah seorang pekerja itu sebelum kering keringatnya"
Ada banyak penjelasan tentang sosialisme dan masyarakat tanpa kelas dalam pandangan islam di buku ini. Mereka yang koar-koar alergi terhadap paham kiri tanpa mencari tahu mungkin mereka adalah orang-orang yang tidak membaca buku. Tidak heran jika mereka-mereka ini mudah dibodohi dengan berita-berita hoaks.
Salam literasi!
















