Bunda Dika
Malam beranjak pagi ketika alarm pada ponsel Dika berderit membangunkan lelap tidurku. Alarm wajib ala Dika, itu artinya, pukul empat, saatnya memulai sebuah hari. Belum juga kesadaranku kembali, justru kudapati Dika memeluk dan menggenggam jemari tanganku dalam lelap tidurnya. Genggaman Dika begitu erat hingga aku tak dapat bergerak. Begitu lelapnya hingga derit alarm itupun seolah tak…
View On WordPress











