HATI SEBENING-BENINGNYA…
Jika Allah memberimu hidayah: Mengurai janggutmu sesuai Sunnah, Menepatkan labuh kain pakaianmu di atas mata kaki, Menguraikan hijab-niqabmu kepada tubuh seluruhmu, Tetaplah membeningkan hatimu sebersih mungkin: pada mereka yang belumlah demikian… Pada titik itu, Ingatlah selalu tentang hatimu. Hatimu, dan hatimu. Pada poros hatimu itulah, segalanya begitu menentukan. Apakah keshalehanmu menapak lapis-lapis langit, atau terhempas ke kerak-kerak kehinaan. Tetaplah bersih penuh syukur atas karunia hati yang tertuntun pada Sunnah. Tetaplah bersih penuh waspada agar kau tak tertipu pada keshalehan fisik sahaja. Sebaliknya, Bila dirimu yang lemah Belum lagi tergerak mengamal Sunnah; Biarkanlah hatimu bening untuk mereka yang telah mengamalnya. Tiadakan prasangka dan duga yang penuh benci; Semoga dengan itu, engkau pantas mendapat hidayah hingga ke Jannah. Betapa kayanya engkau, jika sepanjang saat engkau hanyalah hati yang sebening-beningnya. Akhukum, Muhammad Ihsan Zainuddin

















