-Uang- Coba kalian cek di masing-masing dompet kalian ada berapa banyak uang yang ada. Ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu atau mungkin jutaan? Bukan, tulisan ini bukan untuk memamerkan uang dalam dompet saya. Bukan juga memperlihatkan banyak atau sedikit uang yang saya miliki. Tadi sore ketika saya pulang dari kantor dan naik angkutan umum ada suara seorang laki-laki yang berbicara kepada seorang perempuan. Saya tidak melihat seperti apa rupa sang laki-laki dan sang wanita karena saya pikir pun tak ada guna juga melihatnya. Namun saya tertarik pada perkataan si laki-laki yang entah apa pembicaraan awalnya namun tiba-tiba berbicara "Istri gue aja yang nggak matre akhirnya ceraiin gue karena gue nggak punya duit." Bukan rahasia lagi memang kalau uang saat ini seolah-olah melupakan segalanya. Bahkan ada orang yang lupa kehidupan setelah mati nanti karena uang. Tidak aneh juga sebenarnya kalau banyak pemberitaan tentang korupsi. Lantas siapa yang salah? Manusia yang tidak pernah puas dan selalu mengutamakan uang? Atau memang kita yang menganggap tidak semua bisa di beli dengan uang? Saya pribadi tidak menghakimi para pengejar uang. Tidak juga menghakimi seseorang yang mengatakan bisa bahagia bukan dengan uang. Tapi kenyataannya memang saat ini semua rasanya harus di beli dengan uang. Jadi kalau menelaah kembali perkataan si laki-laki yang bercerita tentang perpisahaannya dengan si istri karena tidak punya uang apakah salah? Jawabannya saya rasa tidak. Yang di persalahkan dari setiap pengejar uang atau pun yang mengagung-agungkan kebahagiaan tanpa uang adalah mereka yang tidak bisa bersyukur dan saling melengkapi. Kenapa? Sederhana saja, si pengejar uang hanya ingin menimbun hartanya tanpa peduli lagi dengan kebahagiaannya sedangkan si orang yang mengagung-agungkan kebahagiaan tanpa uang pun lupa kalau dia tidak hidup sendiri tapi hidup dengan keluarganya yang bisa tersenyum hanya dengan melihat satu rupiah saja uang. Jadi inti sebemarnya adalah kedua tipe orang ini harus saling melengkapi. @30haribercerita #30haribercerita #30hbc1704 #endahbercerita #endahmenulis #ceracau #catatanendah004 #04012017











