Mempersiapkan pernikahan. Terlalu sibuk memikirkan pesta pora sehari semalam. Lalai dengan "mempersiapkan pernikahan" Nanti, setelah pernikahan. Setelah janji suci terucap. Setelah tamu-tamu beristirahat pulang membawa souvenir mahal yang dia jadikan pajangan di kamar anaknya. Membuang undangan yang kau desain rapi, kau bayar mahal untuk jenis kertasnya. Berbicara soal betapa lelahnya datang ke hajatan dengan berbagai makanan berlemak dan banyak. Lalu, kamu ? Apakah sudah siap menjadi pendamping hidup pasanganmu, menuju Jannah ? Seperti janji sucimu tadi ? Persiapkan pernikahan. Pernikahan seumur hidup menuju surga. Bukan acara pesta pora sehari semalam. Persiapkan dirimu.
Bagaimana persiapanmu ?











