JAPAN: DAY 2 (Kirin Beer Plant and Osanbashi Pier, Yokohama) - 21 September 2017
“Indeed Tokyo has a lot more buzz as a city, but Yokohama offers a much quieter experience away from crowds.”
Karena dari awal membahasakan diri dengan kata “saya” sekarang akan menjadi “gue” supaya keliatan lebih gawls ala anak Depok. Dha apeu? Biar lebih luwes aja sih sebenernya.
Beranjak dari Kawasaki, Google Maps mengarahkan kaki gue untuk ke Yokohama dengan dua tujuan utama Kirin Beer Yokohama Plant dan Osanbashi Pier.
Di hari itu emang gue sengaja pake jersey timnas Jepang karena Kirin Beer ini sponsor utamanya Samurai Blue (sebutan timnas). Selain itu, salah satu produknya yang bernama Kirin Ichiban Shibori diklaim sebagai best-selling beers makanya gue makin penasaran dan berniat membandingkan dengan beer kesukaankyu yaitu Sapporo Beer. Alasan paling ultimate adalah supaya Ibu gue coba minum beer sih, karena dipikir blio ini gue nge-beer itu biar kaya anak alay sok mabok gitu kali ya? Oh geez mom come on, I drink responsibly! Gue minum karena emang ingin minum dan itu cukup, jadi daripada dia kaya orang beragama yang radikal yang sukanya stereotyping pada kelompok tertentu tanpa tahu seluk beluknya, my mom should be exposed to it before bilang anaknya minum beer karena ingin mabok!
ENTRANCE FEE & BOOKING
Nah di Kirin Beer Yokohama Plant ini ada tour-nya dan grateeeees pemirsaaaaah! Jauh hari sebelum ke Jepang, gue udah booking via webnya tapi banyak review dari traveller lain sebenernya gak masalah kalo memang belum booking. Sayangnya web untuk booking-nya masih pake Bahasa Jepang, dengan kekuatan bosqu yang Nihonjin 100%, maka minta tolonglah gue sampe dibikinin namaqu menjadi tulisan Jepang nan eksotis dan aduhai susahnya. Booking nya bisa lewat sini.
HOW TO GET THERE
Sesuai dengan rencana gue book pada jam 13.00 - 14.20 setelah dari Fujiko F Fujio Museum. Kira-kira rutenya seperti ini:
Noborito Station - Kawasaki Station (Nambu Line) : 310JPY (Pasmo)
Kawasaki Station - Shin Koyasu Station (Keihintohoku Line) : 170JPY (Pasmo)
Dan berjalan kaki ke TKP : 1.4km dari stasiun
THE EXPERIENCES
Setelah sampai, gue langsung ke front desk dan info soal booking via web tidak lama tour segera dimulai. Pertama rombongan masuk ke dalam studio, disitu ada movie singkat soal perjalanan Kirin dari awal berdiri yang merupakan merger dua negara (Jerman - Jepang). Plant/Pabrik yang sempat pindah selama 3 tahun karena terjadi gempa bumi sampai pada akhirnya tercipta the most famous Kirin Ichiban Shibori.
Setelah pengenalan awal, para rombongan diajak keliling Pabrik dan menurut gue sih ini yang paling wooow! Kenapa? Jadi walaupun kita keliling dan lihat mesin yang digunakan, tapi mereka pakai teknologi gitu jadi walau mesinnya mati, pengunjung tetep bisa visualize mesinnya nyala. Mereka kaya semacam menggunakan maybe lampu yang disorot ke mesin gitu. Walaupun tur dengan Bahasa Jepang, tapi gue yang gak paham sama sekali tetep bisa bayangin proses produksinya. Penjelasannya rinci dari awal malts diancurin sebelum dikasih yeasts sampai jadi minuman beralkohol.
Akhir dari tur yang sangat edukatif tadi adalah *drum roll* BEER TASTING uyeaaaah! Tidak hanya beer yang gratis, disediakan snack gratis juga yaitu the legendary Kakinotane trus Ibuqu jadi demen sama Kakinotane, katanya kaya snek di Jawa gitu. Jawa mane dah si Ibu? Selesai dengan gratisan? Oh belum pemirsaah, masih dikasih beer 2 kaleng gratis masing-masing orang. Ini Kirin terlewat tajir atau gimana sih yak? And yes, we were lifting our glass of Kirin Beer while saying kanpai! Kanpai in Japanese means cheers!
OSANBASHI PIER
Sudah di Yokohama, pastinya gak bisa gak kesini karena katanya ini spot nya orang Jepang jaman dulu pacaran hihihi seru yaaa. Disini hanya untuk santai sambil sejenak namaste kali ya dan pastinya bersyukur bisa berkunjung ke Jepang. Pemandangan pelabuhan emang tyada dua ketika sudah sore setelah lelah ke dua museum. Perjalanan kesini, gue menggunakan rute ini:
Shin Koyasu Station - Kannai Station : 170JPY (Pasmo)
Dan berjalan kaki ke TKP : 1.7km dari stasiun
Perut bunyi sebagai alarm bahwa butuh asupan kalori, akhirnya gue makan di MOS Burger dekat stasiun sambil rebahan kaki dan refill air putih. Setelahnya selama perjalan dari tempat makan ke Osanbashi banyak spot asyik nan nge-chill kayak stadion baseball Yokohama dan di dekatnya ada taman bunga kecil gitu yah kayak alun-alun lah.
Sesampainya di Pier cuma santai sambil mandangin kota Tokyo dari kejauhan. Pemandangan dengan kapal-kapal nan rapi juga beberapa pulau reklamasi juga menghiasi pemandangan itu. Gue dan Ibu gue pun puas dengan perjalan di hari kedua ini. Bisa edukasi sambil nge-chill. Yokohama should be on your list when you decided to go to Tokyo!
Regards,
BSAD
シンタ ベルナデタ









