Antara Keinginan dan Kebutuhan
Ketika kita belum dapat membedakan antara keinginan dan kebutuhan, tanyakan beberapa hal ini pada diri kita:
Apakah hal ini merupakan sesuatu yang sudah kita miliki atau belum?
Apakah hal ini bisa menambah amal soleh kita?
Apakah hal ini bisa jadi booster akhlak kita?
Apakah hal ini bisa jadi dakwah?
Apakah hal ini jadi nambah keimanan?
Apakah hal ini menjadikan kita sabar dan menyabarkan?
Apakah hal ini menambah syukur kita?
Apakah hal ini menjadikan kita lebih ikhlas?
Maka mungkin hal ini baik untuk untuk kita.. dan termasuk kedalam kebutuhan.
Contoh: keperluan kita apa? Untuk mengetahui waktu —> jam tangan
Ketika keperluan jam tangan jadi keinginan, maka akan memilih jam branded dengan harga tidak realistis.
Orang yang diperbudak keinginan jarang terhitung hisab di akhirat. Dan keinginan nya jarang terpuaskan. Habis waktu dan energi nya mengejar keinginan.
Kalau sedang ingin —> tahan/rem/beri jeda, hingga pikiran jernih, tenang dan normal. Ask the question: perlu saya perjuangkan atau tidak? - istikharah kan!
Kemampuan kita menahan diri akan menghindarkan kita dari penyesalan.













