No one immune to kindness
Cosmic Funnies
tumblr dot com
Doug Jones
🩵 avery cochrane 🩵
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Sade Olutola
h
art blog(derogatory)
I'd rather be in outer space 🛸

titsay
$LAYYYTER
Mike Driver
almost home
Xuebing Du

❣ Chile in a Photography ❣
Keni
sheepfilms

No title available

Discoholic 🪩
todays bird
seen from United States

seen from Venezuela
seen from United States

seen from TĂĽrkiye

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Maldives
seen from TĂĽrkiye
seen from Poland

seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from India

seen from United States
seen from Germany
seen from United States
@rahmachandra
No one immune to kindness
Meminta Maaf
Saya menyadari bahwa perlu kedewasaan untuk meminta maaf..perlu kedewasaan untuk menyadari kesalahan..perlu kedewasaan untuk memilih antara argumentasi atau hubungan yang baik dan rukun..
Kajian Al Hikam Aa Gym
1. Mata ke pasangan (suami/istri), hati ke Allah
2. Terus berdzikir
3. Q.S Al Hujarat 11-12: tidak boleh mencela, panggil memanggil panggilan buruk (monyet, anjing, gendut, bodoh dkk), jangan serba ingin tahu (tenang aja ada Allah yg tau segala nya), selalu berbaik sangka (krn ini perintah Allah) - kalau dia baik maka kita aman dan kalau dia ga baik maka Allah yang akan jaga kita.
4. Yang terpenting adalah ingat ke Allah. Karena kita dipelihara lahir bathin oleh Allah. Terus berdzikir
5. Termasuk rejeki: Mata ke rejeki, Hati ke Allah
Setiap kemalasan saya, ada bayarannya.
Karena saya tidak mau bayar mahal atas kemalasan saya, jadi saya jabanin konsekuensi2 dari pilihan saya itu
Re-framing Your Thoughts
“Aku mencatat sebuah pelajaran, bahwa untuk menyelesaikan emosi, aku harus mengganti frame atau makna yang tidak memberdayakan menjadi frame yang memberdayakan. Dan untuk menemukan frame yang memberdayakan, aku butuh informasi, ilmu, dan pengetahuan. Informasi bisa datang dari mana saja. Fungsi dari berbagai informasi itu adalah untuk membuka wawasan yang lebih luas, peta mental yang lebih lengkap sehingga aku punya pilihan yang lebih banyak dan lebih baik dalam memaknai sebuah peristiwa.”
Happy Birthday Aki Tia!
It has been a month since you’ve already in heaven. Happy 86th Birthday Aki! May Allah grant you a good place in heaven with the one and only Nini, your angels in heaven :’)
Today, I lost one of my role model in life. Neither a star nor famous, he lead by example, his act kindness and sincerity moving hearts of people around him
You’re such a good man with a good heart, helping people around you voluntarily, giving example with your actions how to be a good man in society, never complained with life that has done to you, supporting and prioritizing nini always
May Allah fulfilling your wish to stay together with nini in Jannah
#inmemoriamAkiTia
Hari ini jadi ketemu mamaitaa
Alhamdulillah setelah 4 tahun terakhir sejak mamaita ikut suaminya ke Jepang sampai balik ke Jakarta lagi dan akhirnya LDM lagi mereka
Poin kesyukuran ku hari ini adalah kita dapat memberi sharing inspirasi. Mamaita dg pengalaman nya for almost 8yrs of marriage (most if them LDM) and mine
Inti dari pembicaraan adalah 5 kinds of love languages yang harus dipelajari untuk rukun dalam berumah tangga dan bermasyarakat!
Semoga pertemuan kali ini memberikan dampak for both of us, sekecil apapun itu still has to be appreciated :)
Parenting Question
How are my parenting choices now likely to affect the long term chemical balance and higher human functions in my child’s brain?
How are the ways I relate to my child on a daily basis going to affect her physiology, her ability to make good decisions under stress, the likelihood of her suffering from anxiety or depression later, or capacity to go on to thrive in the world of work and personal relationships?
Syarat Ibadah:
1. Niatnya IKHLAS
2. Cara-nya BENAR
Dalam setiap kejadian yang tidak kita sukai, dengan kita ikhlas maka Allah akan memberi hikmah dan pengertian Nya kepada kita.
Indikatornya adalah meningkatnya kualitas iman dan amalan kita
“Hai orang orang beriman, masuklah kedalam Islam secara KAFFAH (keseluruhan) dan janganlah kamu mengikuti langkah langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh nyata bagimu.” (Q.S Al Baqarah: 208)
*Disadur dari instagram @fiqihwanita_
Dalam melihat ke atas, kita harus berserah diri (Lillahi Ta’ala)
Dalam melihat ke samping (sesama manusia), kita harus menjadi berkat (Rahmatan Lil Alamiin)
Cara menghidupkan hati agar penuh kasih sayang (rahmatan lil alaamin):
1. Senang mengingat perjuangan dan kebaikan jasa orang lain untuk kita
Pertama, kepada orang tua.
Karena kita diciptakan Allah syariatnya melalui orang tua. Wajib bagi kita merenungkan jasa pengorbanan orangtua bagaimanapun keadaan orangtua.
Kedua, orang yang menjadi jalan hidayah kita dalam mengenal Allah.
Ilmu yang wajib dipelajari: ilmu mengenal Allah, ilmu bagaimana patuh kepada Allah (syariat), ilmu sunatullah (professionalism/integrity)
Pantangan: jangan mengingat jasa kebaikan kita ke orang lain karena akan membuat hati kita mengeras. Kunci ketenangan: lakukan - lupakan
2. Empati, dapat menempatkan diri dalam posisi orang lain
Semakin kita bisa memindahkan perasaan dan pikiran mengenai kesulitan yang lain (other’s struggling), maka hati kita akan lebih lembut
Seorang ibu merupakan COACH pertama anaknya
Teh Neneng YISC Al Azhar
Apa bedanya takut pada manusia vs takut pada Allah? Kalo takut sama manusia kitanya menjauh, kalo takut sama Allah malah kita semakin mendekat
ceramah AA GYM
To Snupsnuup, my lil hero
Bunda would say thank you for these past 2 months. During this first trimester, I never get morning sickness or awful pregnancy syndrome that other pregnant woman should have. Thank you Snupsnuup for making this pregnancy easier for Bunda.
I know that you’ll be fine until the day you are born to this world. May Allah taking care of you in Bunda’s womb. And I love you so Snupsnuup!
Insights siang ini
Terkadang aku bertanya tanya, mengapa ku betah sekali berada ditempat kerjaku sekarang?
Biasanya, teman temanku jarang yang bertahan hingga 2 tahun di tempat kerjanya. 2 tahun loncat ke tempat yang lebih promising lagi (secara gaji dan lingkungan).
Dan suamiku pun sudah berkali kali (sampai ku bosan memberi jawaban) menginginkanku segera resign karena menurutnya tempat kerjaku ini full muatan riba nya.
Anw, ku bekerja di sejenis private equity & restructuring firms dibawah Kementerian BUMN, so perusahaan ini memang bersinggungan dengan perbankan dan ada beberapa transaksi yang menyerupai transaksi perbankan.
Ternyata, setelah melakukan sedikit research. Dimulai dari ku masuk kantor ini hingga saat ini, aku memiliki dan dikelilingi orang-orang baik. Iklim di divisiku benar-benar kekeluargaan dan taat agama nya tinggi. Hanya ku aja yang kadang nyeleneh (pardon)
Atasan langsung ku seorang Katolik taat dan tercermin dari perilakunya yang baik dan helpful banget. Beliau diatas 2 tahun umurnya dariku namun pengalaman nya sudah lumayan banyak dan penerima beasiswa LPDP pula. Terlihat orang yang pekerja keras demi mendapatkan impian nya. Dan karena masih muda, sangat idealis.
Kemudian ada rekan selevelku dan sama sama kelahiran 90 dan sama sama orang Bandung. Hahaha. Dari dirinya lah aku belajar menjadi istri yang baik itu bagaimana. Karena walaupun seumur, dirinya sudah lebih berpengalaman dalam LDR dan LDM. Dirinya pulalah yang mengajariku untuk selalu bergantung kepada Allah SWT apabila ada masalah dalam kehidupanku dan kehidupan RT ku. Walaupun baru kenal, dirinya ini yang kalau aku terlambat masuk kantor langsung bertanya,”are you okay sist?”
Lalu, ada mba Onee yang selalu menjaga anak anak “kos” di kubikel. Dan royal banget ngasih makan hingga kita kita 3 tenant kos menjadi sehat dan subur. Hahaha.
Lalu, ada juga rekan selevelku yang sama sama tes kesehatan bareng pas awal masuk kantor ini. Sudah seperti ibu kepada anaknya sikapnya padaku. Apalagi ketika aku hamil sekarang ini. Tiap hari dicek aku sudah minum berapa liter, makan apa aja, jajan apa aja. Pas shalat di mushala yang jadi imam nya jg beliau. Hahaha. Seneng deh ada yang merhatiin.
Selain beliau beliau yang kusebutkan diatas, masih banyak rekan rekan kantorku yang baik banget dan helpful ketika dimintai tolong (ataupun tidak dimintai tiba tiba datang menolong). Sebegitu peka nya mereka terhadap sesama rekan pekerja.
Lalu, untuk masalah kantor ku yang katanya sarat unsur riba, hey kalo ada debitur yang macet kita tolongin loh. Masalahnya apa dan kita juga carikan solusi keluarnya. Bukan seperti bank yang kita sebagai nasabah harus cari jalan keluar sendiri. Kadang kita sebagai lender juga pusing dengan kenakalan para debitur kucing-kucingan kalo terjadi sidestreaming (well, ini ada di divisi sebelah. Debitur di divisiku baik baik dan soleh. Selalu ontime pembayaran nya), tetapi bahagia juga pas akhirnya mereka bisa menepati jadwal bayar dan akhirnya lunas dan perusahaan mereka bisa sehat lagi.
Masya Allah Tabarakallah aku baru menyadari ternyata karunia Allah terhadapku itu sedemikian banyak. Allah menitipkanku kepada orang orang baik sehingga aku dapat belajar daripadanya.
Dan mungkin karena alasan inilah aku menemukan comfort zone ku, yaitu dikelilingi orang orang soleh yang baik dan penolong. Apakah ini baik bagiku? Atau malah menjadi kemunduran aktualisasi diriku?
Entahlah, hanya Allah yang dapat menentukan jalan hidupku yang terbaik. Aku hanya dapat menjalani saja, dengan sebaik baiknya dan sesuai kemampuanku.