Mutiara
Hei, kau! Ya, kau!
Kau benar-benar sebuah mutiara.
Kau bisa menyembunyikan kerapuhan dalam dirimu dengan rapih. Kau bisa hanya menampakan bagian luarmu yang indah dan kuat, kalsium karbonat. Kau bisa tetep berkilau dan bersinar dengan elegan.
Tetaplah seperti ini. Tetaplah tampak kuat walaupun jauh di dalam dirimu kau butuh orang lain untuk menguatkanmu. Tetaplah tampak bijaksana walaupun sesungguhnya kau juga butuh orang lain untuk menasihatimu. Tetaplah tampak dewasa walaupun kau tak bisa lepas dari orang lain yang bisa memanjakanmu.
Tetaplah seperti ini. Bukankah seorang pemimpin tidak boleh terlihat lemah di depan orang-orang yang dipimpinnya? Tetaplah seperti ini. Agar tidak hilang rasa percaya mereka terhadapmu. Tetaplah seperti ini. Tersenyum manis seperti tanpa beban, tampak begitu bahagia.
Dan biarkan hanya kerangmu yang tahu kerapuhanmu. Biarkah dia satu-satunya yang akan melindungimu, menguatkanmu, menasihatimu bahkan memanjakanmu. Biarkan hanya dia yang tahu. Karena serapuh apapun, kau tetaplah muatiaranya dan dia akan tetap melakukan hal-hal yang sama untuk menjagamu. Karena dia tak akan meragukanmu, karena dia menyayangimu.
Mutiara.















