Satu Hari Satu Cerita #CeritaRamadhan6
BERBUKA PUASA. Adalah kegiatan membatalkan puasa, setelah kurang lebih 13 jam menahan lapar dan dahaga, serta menahan segala hawa nafsu dan godaan syaithan. Banyak sekali kebiasaan yang dilakukan untuk momen berbuka puasa ini. Ada yang berbuka puasa di rumah bersama keluarga, ada yang bukber atau buka bersama dengan keluarga atau kerabat di tempat yang disepakati, ada juga yang berbuka di masjid atau musholla bersama para jamaah yang lain, dan ada yang buka puasa dalam perjalanan baik darat maupun udara, dan lain sebagainya.
Adapun tahapan-tahapan dalam berbuka puasa sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ, yaitu: 1) Segera berbuka saat azan magrib berkumandang. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa dengan mempercepat berbuka puasa, manusia akan selalu berada dalam kebaikan; 2) Membaca Basmallah, sebelum makan apapun; 3) Berbuka dengan kurma atau air putih. Rasulullah menganjurkan untuk makan kurma minimal 3 biji, kalau tidak ada bisa dengan air putih; 4) Memakan makanan lain; 5) Membaca doa berbuka puasa.
Ketika kecil, berbuka puasa di bulan Ramadhan menjadi pengalaman yang memorable. Salah satunya adalah setelah berbuka puasa, kami harus berangkat ke sekolah, karena kala itu sekolah kami saat Ramadhan dimulai pasca tarawih dan selesai jam 12 malam. Selain itu, yang membuat rindu adalah berbuka puasa dengan air zamzam. Kebiasaan ini sangat berbeda ketika sudah di tanah air. Mungkin bagi sebagian dari kita, air zamzam cukup sulit diperoleh. Jadi, air zamzam tergantikan dengan air putih biasa. Kalau kurma, in sha Allah di Indonesia sudah banyak beredar toko atau distributor yang menjualnya, sehingga kurma lebih mudah didapat dibandingkan air zamzam.
Berbuka puasa menjadi momen kehangatan, dengan hidangan yang tersajikan di atas meja, makan bersama keluarga, saling berbincang-bincang sembari mengakhiri waktu berbuka puasa.
















