Assalammu'alaikum warohmatullahi wabarakatuh
Hai, aku Cita. Aku teman dari pengantin wanita, Rosaning (biasa aku panggil Ocha). Sengaja aku buat speech ini karena satu, Ocha ini suka sekali yang namanya membaca dan dia juga suka nulis jadi aku berharap dia suka dengan tulisan ini. Kedua, karena hadiah yang seharusnya aku berikan hari itu tidak bisa datang tepat waktu jadi anggap saja ini juga permohonan maaf.
Sebelumnya jangan berekspektasi bagus dengan tulisan ini karena aku sendiri bukan orang yang jago menulis, tapi semoga aja tulisan ini bisa mewakili ketulusan hati aku menulis tulisan tentang dia.
Aku dan Ocha adalah classmate selama 5 tahun (2008-2013). Berawal dipertemukan di kelas Atlantic (Ipa 4) kami belum terlalu dekat tapi karena tempat duduk kami yang berdekatan jadi frekuensi interaksi kami pun cukup sering. Tidak ada yg begitu spesial menurutku selama masa SMA, mungkin karena kami belum terlalu dekat. Namun sejak berakhirnya masa SMA, kami dapat tempat kuliah yang sama sehingga dari awal pendaftaran ulang sampai wisuda kami sering bersama.
Selain karena kami classmate, kami juga bisa dibilang teman sejawat, teman segalauan (sebelumnya), teman fangirl~ing an, teman seasrama (dunia khayal). Padahal selera kami bisa dibilang berbeda tapi ya klop-klop aja kalau lagi cerita
Aku pikir aku tahu kisah ocha dan mas adit dari awal. Dari kisah semasa prajab yang mereka masih belum terlalu dekat hingga mereka sepakat untuk menjadi orang spesial antara satu sama lain. Dan yang kutahu ocha ini belum pernah punya hubungan spesial sebelumnya, ya mungkin mas adit orang pertama dan insya Allah akan menjadi yang terakhir bagi ocha.
Aku masih ingat suatu waktu aku dan Ocha setelah sholat ashar di masjid dekat roxy, ocha cerita bagaimana rasanya punya orang yang spesial. Dan kadang masih sulit dipercaya, orang yang diceritakannya sudah menjadi suaminya saat ini. Ocha ini orang yang idealis dan penuh planning. Dengan hanya persiapan kurang lebih 2 bulan dan hubungan yang tidak sampai setahun, kadang masih belum percaya dia akhirnya menjadi seorang istri. Tetapi dengan mengetahui Ocha orang seperti apa dan dia ambil keputusan untuk menikah, aku yakin mas adit orang yang baik dan bisa bahagia-in ocha.
Tentu perjalanan kisahnya tidak selalu manis, tapi jarang dan hampir tidak pernah aku dengar ocha ini bertengkar dengan mas adit. Sampai pernah aku tanya sama ocha, "kamu gak pernah bertengkar sama mas adit?" "Ngapain bertengkar? Aku gak suka bertengkar", kata ocha dengan cool-nya. Yah ocha ini emang orang yang suka damai. Aku aja jarang bertengkar dengannya.
Bukan teman dekat kalau bukan suka kepo-in hidupnya. Ya aku dan monita sering bertanya tentang hubungan mereka, bahkan mungkin ocha terkena virus bride to be-nya kita hingga kita sering ngerecoki dia untuk kasih kode ke mas adit. Dari yang kode di komenan dan status di instagram ataupun secara langsung
Sampai sekitar sebelum bulan ramadhan kemarin, ocha tiba-tiba kabarin kita (anak kepo) kalau akan ada acara lamaran di bulan syawal. Alhamdulillah, yang ditunggu akhirnya kami dengar juga. Tidak ingin ketinggalan momen itu, aku dan monita sempatkan datang ke acara mereka yang tertutup hanya untuk keluarga saja (nah kita ngapain ya ke sana hehehe).
Persiapan untuk hari H pun dimulai. Ocha bingung mau dimulai dari mana, dan masalah kecil lain dengan keluarganya yang hanya bisa aku dengarkan. Tidak bisa bantu banyak tapi doa tidak luput diucapkan. Sampai pada hari akad nikah pun, aku masih ingat terburu-buru ke rumah ocha karena jarak yang cukup jauh. Dan sampai di sana aku dan rina (my akadmate) sudah sedikit heboh dengan penampilan ocha. Kurang lebih 15 menit sebelum akad ocha masih bisa-bisa nya minta tolong aku untuk live-kan instagram (ya aku dan ocha emang partner pendokumentasian anak kepo kalau ada event), suasana yang khidmat hingga buat aku senyum-senyum pada saat itu. Hingga sampai para saksi mengatakan "sah", barakallah ocha mas adit
Sedikit bingung ini sudah sah beneran atau tidak di benakku. Hingga acara hampir selesai ocha sedikit agresif kepada mas adit yang pada saat itu juga ada aku, rina dan adiknya mas adit di ruangan itu. gitu mungkin ya perasaan setelah hubungan halal terbentuk, tidak bisa aku jelasin tapi cukup terjawab dengan apa yang aku lihat.
Menutup tulisan ini aku ingin mengutip caption dari akun @rosadit101 "she loves him more than he would ever know. He loves her more than he would ever show"
Barakallahulaka wabaraka'alaika wajama'a baynakuma fiikhoiir (May Allah give blessing to you and blessing on your marriage and gather you both goodness)
Sincerely, your sister by heart
Cita
1 Muharram 1439 H / Sept, 21st 2017