Hello!! I just wanted to say, I love your art so much!! (о´∀`о) its refreshing to look at and a lot of the fanart you draw resonates with me because I share the same otps *o* (I recently got into kacchako too!! Their dynamic sorta reminds me of RanmaxAkane heh) thank you for posting, I can't wait to see more! ❤️💕❤️💕
Ohmygosh, thank you so much!! It makes me happy to hear that we share our OTPs!! I drew you a little crossover bc I agree to what you said *v*
(Oke, finally gue ada niatan buat ngeblog lagi, dan dimulai dengan postingan ini. Reminder; semua yang ditulis disini murni opini penulis. Untuk gambar-gambar didapatkan dari dokumentasi penulis, teman, beberapa gambar dari postingan facebook orang-orang yang datang ke acara, dan official fanspage Chocodays. And also, tl;dr warning, this post maybe gonna be a long-post and full of images.)
Sebelumnya, Halo, apa kabar?
Dah lama gue gak ngepost disini karena gue makin susah buat cari waktu untuk ngeblog.
Gak kerasa udah di akhir 2016 aja. Dan makin kesini gue liat drama-drama internet bukannya makin sedikit justru malah makin banyak. Dari drama demo sampe drama roti-isi pun ada. Dan salah satunya adalah event penutup 2016 yang udah ditunggu banyak orang, dan akhirnya malah jadi drama juga(?). Yap, inilah acara Chododays 2016 yang bertemakan Cyberpunk.
Ya, Chocodays - Cyberpunk yang diselenggarakan pada tanggal 10-11 Desember 2016 kemarin memang menjadi acara yang ditunggu banyak orang. Dikarenakan event-event Chocodays tahun lalu dapat dikatakan sukses besar walaupun memang ada beberapa kekurangan. Tapi eh tapi, ternyata banyak yang kecewa dengan acara Chocodays tahun ini? Mengapa? Oke, gue yang juga penasaran akan event ini akhirnya datang ke acara ini buat liat langsung keadaan yang ada disana. Oh iya, gue datang ke acara ini saat Day 2, jadi gue gak terlalu tahu keadaan tempat saat Day 1.
The First Impression
Gue dateng ke Marvell City, tempat diselenggarakannya event Chocodays ini agak terlalu pagi. Sekitar jam 9.40 gue sampai di tempat. Dan ya, mall nya belom buka. Jujur alesan gue ke Marvell City ini bukan sekedar ke event ini, tapi juga buat bisa nonton Kimi no Nawa (your name.) yang tayang di CGV Blitz pada hari itu (Buat review your name. nanti gue bikin post selanjutnya).
Next Next Next. Sehabis gue redeem tiket bioskop di CGV, jam 10.40-an gue langsung pergi ke acara chododays. Dan apa yang gue lihat, gerbang acara event yang mengundang banget.
(foto ini diambil pas sore hari, Saat jam 10.40 itu disini masih sepi)
Dari depan sini keliatannya wah ya, dengan pintu gerbang acara yang di desain keren dan dibelakangnya nampak 3 motor ber-itasha dan beberapa stand juga. Seakan-akan premis utama yang didapat saat melihat ini saja sudah bagus. Dan seakan bilang ke gue “Yuk, cepet masuk kesini~”.
Next gue beli tiket, desain tiketnya pun lumayan keren dengan tulisan “CHOCODAYS - CYBERPUNK” dan juga ada QR Code-nya yang entah buat apa karena gue juga gak cek itu isinya. Tiket dibeli dengan harga 25k. Setelah beli tiket gue masuk ke gerbang, dan seperti event-event lainnya, tiket di bolongin dan tangan di stempel logo Chocodays. Lalu di ingatkan kalau keluar dan ingin masuk lagi, tiketnya tinggal tunjukin aja. Penjelasan panitia disini semakin membuat gue merasa “Wah, kayaknya panitianya udah siap dengan acara nih.”.
(foto diambil pas udah di kost-an. soalnya gak ada waktu buat foto tiket di tempat acara.)
Tempat Acara
Oke, disinilah semua bermula.
Sehabis beli tiket, gue masuk ke tempat acara lewat lorong dulu. Di lorong ini, tempat rapih stand juga enak dilihat, dan gak berdebu. Like, ini event keren kalo semua tempatnya kayak gini. Kalo semuanya lho ya. Dan ternyata, eng ing eeng~
The Main Stage.
Ya, tempatnya (seperti yang dikatakan banyak orang saat day 1), berdebu. Tempat pijakannya kayak masih baru disemen dan akhirnya banyak debu karena gak dikasih tikar/alas. Tempat yang diber alas hanya panggung, depan panggung, dan pintu masuk event saja.
Gue bisa nulis di debu gini cuy~
Oke, mungkin memang ini tempat berdebu. Tapi menurut temen gue yang datang ke acara ini selama dua hari berturut-turut, keadaan di Day 2 ini masih mendingan ketimbang keadaan di Day 1. Sampai-sampai dia mendeskripsikan day 1 ini dengan “Padang pasir”. Buseh, gue gak bisa bayangin keadaan Day 1 kayak gimana.
Dan saat gue baru sampai, gue melihat ada panitia yang sedang berusaha mengakali debu yang ada di tempat ini. Dengan cara apa? Ya, disiram pakai air.
Oh iya, karena tempatnya yang berdebu otomatis kita para pengunjung susah untuk mendapatkan tempat duduk yang layak. Hampir semua alas kotor dengan debu dan mungkin satu-satunya tempat yang pas untuk duduk itu di dekat panggung yang memang disediakan karpet. Atau di luar tempat acara, yang yaa waalau bisa duduk kalian harus siap-siap diusir satpam yang ada.
Untuk atapnya sendiri, gue gak merasa begitu bermasalah sih, karena mungkin pas kali ya dengan tema yang cyberpunk(?) dan gue juga ke event ini bukan buat liat atap jadi yaa gak merasa terganggu dengan atap penuh pipa-pipa ac seperti ini.
Yaa, walau ada sedikit hal yang ngeganggu sih...
Well, Ada beberapa kekurangan lain seperti AC yang cuma ada di beberapa tempat, tempat listrik yang entah apa namanya terbuka begitu saja sehingga mengganggu pemandangan, dan kabel yang astaganaga melintang disepanjang jalan sehingga gue beberapa kali tersandung olehnya.
Like, really, udah berapa kali gue kesandung sama ginian???
Next kita bahas Stand-standnya. Somehow, ada beberapa stand yang kosong (contohnya seperti stand yang ada di gambar panita siram debu), dan stand-stand yang ditinggal itu jadi kotor banget sama debu karena mungkin gak dibersihkan dan diurus. Dan yaa, untuk isi-isi stand yang ada penghuninya sih seperti stand-stand pada event Jejepangan lainnya. Seperti stand makanan, jualan pernak-pernik animu baik ori atau bootleg, stand komunitas (yang paling rame stand Itasha Indonesia sama stand P.C.S), dan tentu saja stand re:ON yang menjadi sponsor acara ini, dsb.
Penemuan salah satu barang yang dijual di event ini... Ini quote masih laku emangnya ya?
Tapi yang paling beda di event ini adalah munculnya enemy stand yang berfokus pada audio (earphone), yak, Stand ELI Audio x Yuzu yang menjual Earphone Limited Edition dan berkerja sama dengan cosplayer ternama, Yuzu.
Btw itu penghuni yang jualan ada, cuma kehalangan sama banner.
Oh iya, hampir lupa. Tempat ganti kostum para cosplayer. Entah ini bener apa enggak, tapi dari yang gue liat, mereka ganti kostum mereka di gedung sebelah acara yang dihubungkan oleh lorong acara (disamping tempat tiket dan registrasi). Atau mereka ganti kostum di toilet mall? Entah, Gue juga gak terlalu tahu.
Mereka ganti kostum...disana? Sepertinya cuma yang pakai kostum selain kaos dan celana saja.
Pada malam hari, gue sempet bingung gimana tempat indoor gelap bin berdebu kek gini bisa jadi terang. Eh, ternyata mereka pakai lampu sorot (thx based friend yang udah kasih tau gue tentang hal ini di review Day 1 nya). Dan saat gue dateng ke event di malam harinya. Gue merasa “Wah, keren nih pencahayaan, mendukung tema banget.” (tapi sayang gak gue foto keseluruhan keadaan tempat pada malam hari karena hp gue low-bat).
Layar di panggung pada saat malam hari.
The Rundown
Jujur, gue gak terlalu ngikutin susunan dari acara ini karena dari yang gue liat, rundown acara di day 2 ini kebanyakan adalah acara cosplay (dan gue gak terlalu demen cosplay). Dan juga dari jam 12.15 sampai jam 5 gue gak di tempat karena nonton Kimi no nawa dan ketiduran di musholla.
Tapi menurut temen gue yang di tempat acara terus, acara di Chocodays ini tepat waktu dengan yang ada di susunan acara dan gak ngaret. Artinya, ini bagus. Karena somehow dari beberapa acara yang gue hadirin di daerah Jawa Timur, hampir semua event itu ngaret dari susunan acara.
Jujur lagi nih, pada saat awal-awal gue masuk ke acara, gue merasa sedikit menyesal. Kenapa? Karena menurut gue bayar 25k untuk tiket event seperti ini, somehow gak worth. Eh tapi, semua berubah saat acara dari sehabis ishoma magrib tiba.
Well, sebenernya acaranya masih biasa-biasa saja. Diawalai pengenalan beberap komunitas yang hadir di event seperti Itasha Indonesia dan Stargazer Surabaya, lalu dilanjutkan dengan penampilan dari kelompok coser gresik yang lumayan lucu (walau agak cringe, sorry tapi ini opini gue). Dan dilanjutkan pengumuman pemenang lomba-lomba event.
The Final Stage
Setelah acara-acara diatas selesai, kini tiba pada saat Final Stage.
Tapi sebelum Final Stage dimulai (sambil siap-siap peralatan dj dll), ada seorang panitia yang naik keatas panggung (gue lupa, tapi kemungkinan besar dia adalah Kepala Panitia Acara), dan dia meminta maaf kepada para pengunjung atas ketidaknyamanannya saat acara berlangsung. Baik dari segi acara maupun dari segi tempat.
Dan juga kalaua tidak salah dia meminta maaf karena acara ini juga kurang persiapan. Dia bilang memang event-event Chocodays dari tahun ke tahun (dari tahun 2011 tepatnya) selalu sukses, tetapi tahun ini banyak kekurangan. *CMIIW*
Disini gue merasa salut sama panitianya. Mereka berani meminta maaf karena kesalahan mereka. Dan akan mencoba yang terbaik untuk event Chocodays selanjutnya.
Dan tiba saat yang ditunggu-tunggu banyak pengunjung. Penampilan REDSHiFT!!
PECAH, itulah yang bisa gue katakan. Asli, keadaan event yang tadinya agak-sepi tiba-tiba langsung ramai karena penampilan mereka. Apalagi saat mereka tampil, entah kenapa penonton malah berteriak “telolet telolet”. Itu jadi rame banget ahahaha...
Berrjoget ria dengan alunan EDM Vocaloid khas mereka, sampe gue sendiri juga keringetan parah.
Penampilan REDSHiFT di event Chocodays 2016.
Banner telolet.
Pertunjukan flashmob REDSHiFT ft. Suicide Squad Cosplayer juga keren. Oh iya, juga ada Manequin Challenge saat mereka tampil, tapi entah kenapa, sepertinya gagal. Tapi pokoknya, asik lah.
Foto bareng saat penampilan mereka selesai. Jika kalian beruntung, kalian juga bisa melihat penampakan wajah penulis yang random di foto ini.
Setelah REDSHiFT tampil, semua acara yang ada dalam susunan acara sudah selesai. Tapi, ada satu hal lagi. Satu hal penting yang bahkan gue sendiri gak duga-duga. Yaitu.... Pengumuman tema acara Chocodays untuk tahun depan!
Ya, kalian gak salah baca. Mereka sudah merencanak tema untuk Event Chocodays 2017. Dan tema acara merek pada tahun 2017 adalah:
CHOCODAYS - UPRISING
Whoa shit. Itu yang pada awalnya gue pikirkan. Like, Realy, mereka sudah menyiapkan dari jauh-jauh hari tema acara yang akan dibuat. Mungkin ini salah satu cara mereka untuk membayar kesalahan mereka atas event yang banyak kekurangannya pada tahun ini.
Semoga acara Chocodays - UPRISING pada tahun depan menjadi event yang sukses, dan juga lebih baik dari tahun ini.
Conclusion: Great Event, But Sadly Bad Venue
Jujur, sebenarnya event ini bagus. Susunan acara rapih, sponsor banyak, acara lumayan seru, bintang tamu menarik, dan berbagai alasan bisa gue sampaikan disini. Tapi sayangnya, tempat event ini diadakan tidak mendukung acara yang bagus ini.
Tempat yang penuh debu, kabel melintang kemana-mana, dan stand-stand yang kosong terlihat kotor karena debu membuat acara ini memiliki kekurangan yang fatal, yaitu kurangnya tempat acara menunjang kenyamanan pengunjung.
Ini event berbayar, para pengunjung harus membayar tiket 25k. Seharusnya para panitia lebih hati-hati dalam memilih tempat untuk acara tahunan yang sudah ditunggu banyak orang seperti ini.
Rate dari gue?
7.5/10.
Andai saja tempatnya lebih bersih dari ini. Gue rasa ini akan menjadi acara yang bagus banget.
Sudah lah, gitu aja dulu ya?
Gue laper nih, belom sarapan dari pagi dan malah nulis ini blog dari jam 9 pagi sampe jam 1 siang.
Akhir kata, Salam Wibu~
-Ryuu Shiro
Eulyin & Companions’ Love Live! Books EXTENDED Pre-Order!
Hello
I open this extended one for 3 days
Things happened and... I thought I need to redeem it with new bonus and try this last chance of order.
I accept both international shipping and local one
Little Information for the books
1. The Lores of Kanda
Type : Fanfic + Illustration
Size : A5
Page : 76
2. Rest in Peace
Type : Fanfic + Comic & Illustration
Size : A5
Page : 136
3. Imperfect Amethyst
Type : Comic
Size : A5
Page : 32
Bonus : 2 Special Bookmarks
If you order all 3 of them. I’ll give you LIMITED PRINT each of the cover design!
Extra
HOW TO ORDER
1.Google Form Link => [LINK]
3.Wait for my email confirmation
About Shipping & Payment
1.Shipping cost : around USD$5-10 (or more, depend on the weight)
2.I’ll send them late December
3.Payment : Paypal
[Indonesian Order] Pemesanan akan di buka melalui page circle kami > Pastel and Tea Party
Mohon di tunggu. Terima kasih
THANK YOU!!
Ps : Would you mind share it to the other? Just for this short period of the EXTENDED Pre-Order time. I would really, REALLY appreciate it if you can help me! (ˊᗜˋ*)
End of Note : Thank you very much to all the first batch of pre-order. Let me finish the last event on 19-20 Dec’15. and then I’ll take care of the international shipping.