Di Balik Playlist Cerita #2: Rengat
Saat bikin playlist cerita Rengat, gue membayangkan playlist ini harus bikin gue kebayang Remi dan Kael lagi slow dancing. Temen dan beberapa pembaca gue ada yang saranin lagu-lagu yang menurut mereka cocok buat RemiKael. While I’m glad they found song(s) that reminds them with RemiKael, gue memiliki bayangan sendiri akan vibes apa yang harus ada dan tidak seharusnya ada di playlist Rengat.
Playlist Rengat itu bukan berisi lagu cinta yang selow dan kalem aja. Lagu-lagunya harus chill, dan berisi tentang cinta yang emang ekspresi cinta aja, bukan cinta yang penuh perjuangan, atau cinta dan air mata, atau kisah cinta yang berkonflik kayak lagu-lagu cinta yang vibes indie Indonesia, bukan (karena lagu Indonesian indie vibes itu ada nada-nada yang terkesan nelangsa gitu jadi menurut gue dari vibes lebih cocok masuk ke lagu-lagu untuk cerita Young Adult gitu).
Lagu-lagu pembuka playlist Rengat ya lagu ekspresi cinta yang terkesan happy ending aja, tapi nadanya kalem, bukan yang riang kayak HiVi atau RAN gitu. Cinta-cintaannya emang ngga boleh banyak konflik karena hubungan RemiKael itu secara internal memang tidak ada konflik berarti. Konflik yang ada di antara mereka itu mostly dari faktor eksternal (keluarga, status sosial). Secara kepribadian mah mereka cucok meyong banget. Like, it’s so easy for them to adapt with one another. Itulah kenapa empat lagu awal yang gue pilih itu emang lagu cinta-cintaan aja. Ya ekspresi cinta aja, nggak pakai kesulitan apa-apa secara internal.
1. Angel – Chancellor feat. Taeyeon
Sebenernya awal gue denger lagu ini, gue malah kebayang Emika-Hideo dari novel Warcross sedang berdua di dalam ruangan serba putih bersih dan mereka juga mengenakan baju putih-putih. The song is so smooth and calming. Trus karena Remi-Kael juga terinpirasi sedikit dari Emika-Hideo (Emika punya rambut dicat warna pelangi, tatoan, nyentrik abis, sedangkan Hideo itu CEO yang elegan, kaku dan cool gitu), akhirnya gue masukkin ini juga buat playlist Rengat.
2. Best Part – Daniel Caesar feat. H.E.R.
Ah, RemiKael slow-dancing song. Tiap lagu ini terputar pasti gue bayangin mereka lagi slow dancing. Cucok, udah sesuai bayangan gue akan playlist Rengat seharusnya.
3. Love Will Stay – GAC
Lagu cinta-cintaan yang hanya mengekspresikan cinta, with a little touch diva-ish vibes di reff, cocok buat jadi jembatan untuk lagu dengan vibes yang lebih diva-ish selanjutnya.
4. Perahu Kertas – Maudy Ayunda (cover by Tulus & Erwin Gutawa Orchestra)
Ada alasan kenapa gue memilih cover by Tulus daripada Maudy Ayunda. Because, let’s face it. Maudy Ayunda nggak jago nyanyi. Gue paham kalau ada fans-fans dia yang seneng sama suaranya, sama lagu-lagunya, dan glad to hear bahwa lo bisa menikmatinya. Cuma men, ini lagu udah dibawain penyanyi dengan teknik vokal setinggi Tulus ya … ya udah jauh sih.
(I still respect Maudy Ayunda because she is indeed inspiring, especially in case of taking opportunities ahead, she’s a great lady so plz Maudy fans don’t get mad at me).
Setelah diawali dengan lagu cinta-cintaan kalem, marilah mulai sedikit deep dengan lagu Perahu Kertas yang ditulis Dee, Mak Suri andalanque. The diva-ish vibes (because clearly, ini lagi dinyanyikan Tulus dengan orkestra Erwin Gutawa) itu buat gue nambah kesan dramatis dari playlist ini. Lebih ke buat pembuka sebelum lagu yang beneran dramatis selanjutnya gitu.
5. Slow Dancing In The Dark – JOJI
AND HERE COMES THE DRAMA. Lagu ini terputar dengan tidak sengaja dan ketika denger beat serta vibes-nya, yang seketika muncul di pikiran gue adalah “OHHH, DRAMA!” Karena emang tempo dan nadanya itu dramatis gitu. And yes, kisahnya RemiKael bakal dramatis karena faktor eksternal meski secara pribadi, mereka berdua nggak ada konflik berarti karena mereka cocok banget sama personal satu sama lain. But, you know, some people were bound with dramas whether they like it or not. Dan Remi-Kael masuk ke dalam “some people” itu.
6. Don’t – Loco and Hwasa
Tempo dan nada serta gabungan rap and sing di lagu ini bikin kesan pasif-agresif gitu. Gue nonton MV-nya, dan di situ Hwasa is soooo friggin hot. Like, dia cuma nunjukkin punggung seksi dia trus Loco kelihatan awkward like, duh, it’s just so cute. And Hwasa’s fierce tone for the lyrics “I don’t care who you are don’t make me cry” gave me Kael unapologetic vibes.
7. Untukku – Chrisye
Sebenernya gue pertama denger lagu Untukku itu pas dinyanyiin Kahitna sih. Pas bagian reff itu gue kebayang Remi lagi memejamkan mata, menunduk dan tersenyum kecil ngebayangin Kael LOL.
8. Koi Ni Ochite – Fujita Maiko
The feeling of falling in love. And better, that ‘someone you love’ reciprocrate your feelings.
9. Paris In The Rain – Lauv
“Anywhere with you feels right.” Penutup yang manis.









